Pedagang Ikan di Pasar Argosari Akan Dirapid Test

Foto ilustrasi: Petugas medis mengambil sampel darah pengguna kendaraan saat tes diagnostik cepat (rapid test) COVID-19 dengan sistem "drive thru" di Waru, Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (11/5/2020). - ANTARA FOTO/Umarul Faruq\\n
09 Juni 2020 10:37 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, WONOSARI – Tim dari Dinas Kesehatan Gunungkidul terus melakukan penelusuran terkait dengan penyebaran dari kluster pedagang ikan. Rencana pedagang ikan di Pasar Argosari, Wonosari juga akan dilakukan rapid test untuk mencegah penularan yang lebih jauh.

Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty mengatakan, kluster pedagang ikan ada total enam warga yang dinyatakan positif corona. Total sudah ada 311 warga yang dilakukan rapid test dengan hasil 12 orang dinyatakan reaktif. “Hasilnya belum keluar semua karena dari yang reaktif dinyatakan positif empat orang,” kata Dewi kepada wartawan, Senin (8/6/2020).

Menurut dia, dari hasil penelusuran lanjutan, ada 78 warga yang melakukan kontak dengan pasien positif. Rencananya pada Selasa (9/6/2020), puluhan warga ini akan dilakukan rapid test secara bersama-sama.

Dewi menambahkan, dari penelusuran juga ada informasi bahwa pasien positif melakukan kontak dengan pedagang ikan di Pasar Argosari. Untuk antisipasti penularan rencananya pedagang di los ikan ini juga akan dilakukan rapid test. “Kalau tidak ada halangan, rapid test terhadap pedagang ikan di Argosari dilaksanakan Rabu [10/6],” kata Dewi.

Ditambahkannya, kluster pedagang ikan ini harus diwaspadai karena bisa memicu penularan yang lebih luas lagi. “Penelusuran terus kami lakukan sehingga penularannya tidak semakin luas,” katanya.