Dinkes Sleman Lacak Penularan Corona dari Kasus Pedagang Ikan

Foto ilustrasi. - Ist/Freepik
08 Juni 2020 18:37 WIB Abdul Hamied Razak Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN- Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman juga ikut melacak potensi penularan virus Covid-19 di kalangan pedagang ikan. Hal ini terkait dengan munculnya dugaan penularan Corona di sejumlah pedagang ikan Pasar Kranggan, Jogja.

Kepala Dinkes Sleman, Joko Hastaryo mengatakan pelacakan terus dilakukan menyusul adanya pedagang ikan di Pasar Kranggan Jogja yang reaktif saat dilakukan rapid test. Pedagang yang reaktif tersebut seorang laki-laki usia 60 tahun, tercatat sebagai warga Mlati, Sleman. "Saat ini masih menunggu hasil swab kedua. Tracingnya masih terus berjalan, dilanjut rapid tes besok di beberapa pasar," ujar Joko, Senin (8/6/2020).

Selain pedagang, Dinkes juga berupaya melacak salah satu usaha budidaya ikan di wilayah Cupuwatu. Kemarin malam, katanya, tim sudah ada melakukan pelacakan ke lokasi usaha tersebut. "Hanya saja tim belum bertemu dengan pemilik usaha di sana. Hari ini (kemarin) tim juga ke sana lagi tapi masih belum ada laporan ke saya," kata Joko.

Joko mengatakan, Pemkab pada Selasa (9/6) ini akan melakukan rapid test secara serentak di 14 pasar tradisional. Selain memeriksa pedagang ikan, rapid test juga dilakukan bagi perwakilan pedagang pasar lainnya. Seperti sayur, daging, sembako dan lainnya. Seperti di Pasar Colombo yang menjadi salah pasad yang dikunjungi salah satu pemasok asal Gunungkidul yang juga reaktif saat di rapid test di Pasar Kranggan.

"Pasar Colombo menjadi salah satu lokasi rapid test. Jadi 50 orang itu diambil dari masing-masing perwakilan. Sebab kami ingin menggambarkan secara umum. Tidak semua terkait dengan kasus pedagang ikan itu," kata Joko