Konsumsi Ikan Gunungkidul Tertinggal dari DIY dan Nasional
Angka konsumsi ikan masyarakat Gunungkidul naik menjadi 32,89 kilogram per kapita per tahun pada 2026. Namun capaian tersebut masih di bawah rata-rata DIY dan n
Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Kesehatan Gunungkidul mencatat satu tambahan pasien positif Covid-19 yang berasal dari klaster pedagang ikan warga Desa Bejiharjo, Karangmojo.
Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty, mengatakan pasien ini berjenis kelamin perempuan, berawal dari Desa Piyaman, Wonosari. Menurut dia, pasien tertular karena kontak dengan pasien positif di Desa Bejiharjo. “Masih satu klaster dengan pedagang ikan. Kalau dikaji, penularan ini sudah masuk ke generasi ketiga,” kata Dewi, Selasa (9/6/2020).
“Akan kami lacak agar penularan tidak terus bertambah,” katanya.
Dewi mengatakan ada ratusan warga yang kontak dengan pasien positif Covid-19 dari klaster pedagang ikan. Rapid test juga sudah dilaksanakan dan untuk sementara ada 12 warga yang dinyatakan reaktif. “Warga yang negatif rapid test rencananya dites sekali lagi guna memasikan ada potensi penularan atau tidak,” katanya.
Saat ini, pasien positif Covid-19 di Gunungkidul berjumlah 44. Hingga sekarang masih ada tujuh pasien yang diopname di rumah sakit dan satu pasien dinyatakan meninggal dunia. “Sementara 36 orang sudah dinyatakan sembuh dari penyakit Covid-19,” kata Dewi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Angka konsumsi ikan masyarakat Gunungkidul naik menjadi 32,89 kilogram per kapita per tahun pada 2026. Namun capaian tersebut masih di bawah rata-rata DIY dan n
Jadwal KA Bandara YIA Jogja hari ini lengkap reguler dan Xpress. Cek jam berangkat agar tak ketinggalan pesawat.
Festival Kethoprak DIY 2026 resmi digelar di Alun-Alun Sewandanan Pura Pakualaman Yogyakarta, Jumat (7/8/2026)
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Sabtu 8 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Tugu Yogyakarta dan Kutoarjo. Simak jam keberangkatan terbaru.
Kadin Sleman menilai tantangan UMKM semakin kompleks. Pelaku usaha didorong memperkuat inovasi, digitalisasi, legalitas, dan tata kelola untuk meningkatkan daya
Pemkab Kulonprogo menerapkan strategi ganda untuk mempercepat penanggulangan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan warga. Strategi penanganan kemiskinan men