WFH Tak Harus 50 Persen, Pemda DIY Sesuaikan Kebutuhan OPD
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Foto ilustrasi. /Reuters
Harianjogja.com, JOGJA-Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY melaporkan satu penambahan kasus positif baru pada Rabu (10/6/2020). Kabar baiknya, tiga kasus dinyatakan sembuh setelah dua kali hasil laboratoriumnya negatif.
Juru Bicara Pemerintah Daerah (Pemda) DIY, Berty Murtiningsih, menjelaskan kasus baru ini Kasus 252, laki-laki 35 tahun dengan alamat Sleman. "PDP [pasien dalam pengawasan] rujukan dari Sidoarjo [Jawa Timur]," ujarnya, Rabu.
Kasus 252 berada di rumah sakit rujukan di DIY sudah sekitar empat hari. Pasien ini merupakan hasil rapid tes reaktif, dibawa ke DIY karena rumah sakit di Sidoarjo penuh. "Keluarga ada di Jogja," katanya.
Adapun tiga kasus sembuh meliputi Kasus 225, perempuan 46 tahun warga Godean, Sleman; Kasus 226, perempuan 65 tahun warga, Depok, Sleman; dan Kasus 239, laki-laki 38 tahun warga Sewon, Bantul.
Dengan penambahan ini, total kasus positif di DIY sebanyak 250 kasus, dengan 194 kasus telah sembuh. Adapun PDP yang masih dalam perawatan sebanyak 94 orang, dan masih menunggu proses laboratorium sebanyak 162 orang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
BPJS Ketenagakerjaan dorong kemandirian ahli waris lewat Rekso Waris dan pelatihan bisnis digital di Jogja.
Eks Lurah Condongcatur ditahan Polda DIY usai kasus penyalahgunaan TKD yang rugikan negara Rp1,7 miliar.
Buruh asal Klaten ditangkap usai mencuri motor di Kartasura dengan modus pura-pura mencari kerja.
Polda DIY periksa 14 saksi dugaan malapraktik RSUD Prambanan, saksi ahli segera dipanggil awal Juli 2026.
Evaluasi Program MBG fokus pada insentif SPPG, kualitas makanan, dan perluasan penerima hingga wilayah 3T.