Bahlil Siapkan Skema Dana Bioetanol, E10 Dimulai pada 2027
Pemerintah menyiapkan skema pendanaan bioetanol untuk mendukung penerapan E10 pada 2027 tanpa membebani konsumen dan tetap menguntungkan petani.
Bangku tempat duduk di sepanjang jalan Malioboro dipasangi pembatas dari tali rafia seperti terlihat pada Selasa (21/04/2020)./Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, JOGJA- Pemkot Jogja nampaknya benar-benar serius memperketat pengawasan kawasan Malioboro. Setelah perketat akses masuk kawasan pedestrian melalui penjagaan di pintu masuk ujung selatan dan utara, saat ini fokus penjagaan juga akan menyasar ruas-ruas jalan menuju Malioboro.
Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Malioboro, Ekwanto menerangkan bahwa pihaknya telah mengupayakan di 11 ruas jalan yang terhubung dengan Malioboro. Saat ini pihaknya tengah berkoordinasi dengan berbagai pihak dalam rangka penjagaan ruas-ruas jalan yang mengarah ke Malioboro.
"Butuh Sumber Daya Manusia (SDM) yang lebih, Thermo Gun, dan plang kode QR di tiap-tiap ruas jalan," jelasnya saat dihubungi pada Jumat (12/6/2020).
Diterangkan Ekwanto, paling tidak untuk memberlakukan pengamanan penuh di kawasan Malioboro, idealnya dibutuhkan 56 personel sekali shift. Satu shift berdurasi delapan jam, sehingga dalam sehari terdapat tiga shift.
"Saat ini Jogoboro dibantu Satpol PP wilayah kecamatan Gondomanan, Gedongtengen, Danurejan, untuk menjaga 11 pos ruas-ruas jalan menuju Malioboro, kedepannya mungkin akan dibantu petugas Dinas Perhubungan Kota Jogja," jelasnya. Dari 56 personel, saat ini baru tercapai 60% dari jumlah idealnya.
Tiap-tiap ruas jalan arah Malioboro telah dijaga petugas Satpol PP kecamatan. Namun saat ini mereka masih bertugas di sesuai jam kerja yakni pukul 08.00 - 16.00 WIB. Ekwanto menjelaskan, selepas jam itu maka ruas-ruas jalan tadi dijaga oleh Jogoboro yang sifatnya mobile. "Memang masih belum optimal [penjagaan di ruas-ruas jalan Malioboro], petugas masih tambal sulam," ujarnya.
Meski masih tambal sulam, belum tersedia Thermo Gun dan plang kode QR, pengetatan ruas-ruas jalan Malioboro dilakukan dengan disiplin. Bagi pengunjung yang masuk melalui ruas-ruas tersebut tanpa masker, tetap tidak diperbolehkan masuk.
"Kalau dari pantauan kebanyakan sudah pakai masker, yang masih ditemui itu bawa masker tapi tidak dipakai, dikalungkan atau masih ditaruh tas," ujarnya. Ketertiban itu juga muncul dari pelaku usaha hingga jasa angkutan Malioboro seperti becak dan andong. "Kalau ada Pedagang Kaki Lima (PKL) sampai enggak pakai masker, saya tunggui, saya suruh nutup [layaknya]," tegasnya.
Tidak hanya ruas-ruas jalan Malioboro yang bakal diperketat pengawasannya, Ekwanto mengatakan di sepanjang jalan Malioboro disebar petugas di titik-titik ramai yang mungkin menjadi tempat penurunan penumpang angkutan online. Petugas dibekali empat Thermo Gun yang akan bergerak memantau bila mana sewaktu-waktu angkutan online menurunkan penumpang.
"Kan bisa saja, masuk naik ojek online diturunkan di Malioboro tanpa dicek sebelumnya di pintu masuk, maka dari itu kami siapkan petugas yang akan memeriksa masker penumpang dan suhu badan penumpang yang bersangkutan," jelasnya. Prinsipnya sama, melanggar protokol maka pengunjung diminta pulang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemerintah menyiapkan skema pendanaan bioetanol untuk mendukung penerapan E10 pada 2027 tanpa membebani konsumen dan tetap menguntungkan petani.
Prabowo mengusulkan kewarganegaraan ganda terbatas bagi talenta istimewa. Simak aturan yang berlaku saat ini, syarat, batas usia, dan peluang perubahan UU Kewar
Prancis resmi melegalkan assisted dying bagi pasien dewasa dengan penyakit terminal setelah mendapat persetujuan Mahkamah Konstitusi. Simak syarat dan aturannya
Penghasilan dari usaha kos tetap dikenai pajak, tetapi tidak masuk skema PPh final 10 persen seperti rumah kontrakan. Simak aturan, tarif, dan batas omzet terba
Ibu hamil keluar malam pada dasarnya tidak dilarang, tapi ada 10 risiko yang perlu diwaspadai: kelelahan, gangguan tidur, hingga dehidrasi. Simak panduan amanny
Zulhas memastikan bangunan Kopdes Merah Putih yang tidak sesuai lokasi akan ditertibkan sebelum beroperasi pada September 2026.