PAD Gunungkidul Ditarget Naik Rp25,57 Miliar di APBD Perubahan
PAD Gunungkidul dalam APBD Perubahan 2026 naik Rp25,57 miliar menjadi Rp385,966 miliar di tengah pengurangan transfer pusat.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, GUUNGKIDUL– Tim Gugus Tugas Covid-19 Gunungkidul mengumumkan empat kasus baru sehingga total berjumlah 48 warga yang positif corona. Penularan ini masuk dalam kluster pedagang ikan asal Desa Bejiharjo, Karangmojo.
Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Gunungkidul, Dewi Irawaty mengatakan, tambahan empat kasus positif semuanya berasal dari Kecamatan Karangmojo. Kasus ini merupakan penularan dari pedagang ikan. “Semuanya laki-laki,” kata Dewi, Minggu (14/6/2020).
Adanya temuan ini, tim kesehatan terus akan melakukan penelusuran agar kasus tidak terus bertambah. Meski demikian, ia belum memastikan penularan itu masuk generasi ke berapa dari pedagang ikan. “Sudah masuk generasi ketiga penularannya. Tapi untuk yang empat pasien positif baru, belum dipastikan apakah masuk generasi kedua, ketiga atau malah generasi berikutnya karena kepastian harus dilakukan analisa,” katanya.
Selain mengumumkan tambahan empat kasus positif, gugus tugas juga mengumumkan satu pasien asal Karangmojo dinyatakan sembuh. Total dari 48 kasus, 37 pasien dinyatakan sembuh, sepuluh orang menjalani perawatan di rumah sakit dan satu pasien dinyatakan meninggal dunia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PAD Gunungkidul dalam APBD Perubahan 2026 naik Rp25,57 miliar menjadi Rp385,966 miliar di tengah pengurangan transfer pusat.
ROSO Restaurant di Grand Hotel De Djokja menghadirkan perjalanan gastronomi Nusantara melalui kolaborasi chef Indonesia dalam Wonderful Indonesia Gastronomy
Produktivitas padi di Bantul diklaim meningkat hingga lebih dari 10 ton per hektare dengan sistem tanam benih langsung atau Tabela.
TNI melaporkan tiga terduga anggota OPM tewas dalam kontak tembak di Maybrat, Papua Barat Daya. Identitas dua korban masih diverifikasi.
Kulonprogo kekurangan ratusan guru SD-SMP. Disdikpora memprioritaskan penataan SDM sebelum mengusulkan rekrutmen baru.
RSUD Muntilan menguji Dashboard DIAMOND di empat instalasi untuk mengintegrasikan pelaporan, memantau kinerja, dan mendukung keputusan berbasis data.