Advertisement
Angka Positivity Rate Corona Masih Tinggi, DIY Belum Layak Tempuh New Normal
Foto ilustrasi. - Ist/Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA--Angka positivity rate Corona (rasio antara jumlah orang yang mendapat hasil positif lewat tes Corona dengan total jumlah tes) di DIY masih di angka 8,1% pada 25 Mei hingga 7 Juni. Padahal, syarat untuk memulai new normal salah satunya adalah positivity rate di bawah 5%.
Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY akan melakukan tracing untuk menekan angka ini.
Advertisement
Ketua Sekretariat Gugus Tugas Penanganan Covid-19, Kadarmanta Baskara Aji, menjelaskan pihaknya akan terus mentracing sejumlah klaster di DIY. "Kami perluas tes yang dilakikan baik rapid maupun swab. Dari hasil tes kami bisa lakukan tracing," katanya.
Kendati demikian, ia melihat penularan Covid-19 di DIY kebanyakan adalah kasus impor, seperti klaster pemasok ikan dan klaster Polda. "Untuk yang di DIY sendiri kami antisipasi dengan rapid tes masal ke mana-mana, dengan sampel-sampel," ujarnya.
Kapasitas laboratorium dalam menguji sampel kata dia, sebenarnya tidak masalah. Namun, ia mengakui petugas swab memang terbatas.
Pihaknya sampai saat ini belum merencanakan swab masal. "Kami masih lakukan rapid dulu, jika reaktif baru diswab," ungkapnya.
Untuk pelaksanaan new normal, meski telah memasuki pertengahan Juni, ia masih akan melihat perkembangan kondisi baik kasus positif maupun perilaku masyarakat sampai setengah bulan ke depan untuk memutuskan kapan pelaksanaan new normal.
"Dilihat dulu seperti apa setengah bulan ke depan. Tapi yang paling penting adalah masyarakat harus disiplin menerapkan protokol kesehatan. Kalau tidak ya tidak mungkin kita lepas [new normal] pada Juli," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
IUP Tambang Emas Martabe Dicabut, ESDM Tegaskan Lewat Kajian
Advertisement
Diawali dari Langgur, Cerita Wisata Kepulauan Kei Dimulai
Advertisement
Berita Populer
- Bantul Targetkan 98 SPPG, 82 Unit Telah Layani Program MBG
- Keraton: Prosesi Labuhan Parangkusumo Dilaksanakan Abdi Dalem
- Teras Merapi Glagaharjo Legal, Sasar Sambungkan Rute Jip Merapi
- Tragedi N-Max Bonceng Tiga: Dua Pelajar Tewas di Sanden Bantul
- Petani Pesisir Gunungkidul Mulai Panen Padi Gogo di Lahan Kering
Advertisement
Advertisement



