Advertisement
UNY Mulai Sosialisasikan Kampus Vokasi, Ada 50% Kuota untuk Pelajar Gunungkidul
Rektor UNY, Sutrisna Wibawa. - Ist/ Instagram @sutrisna.wibawa
Advertisement
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) terus melakukan sosialiasi pendaftaran mahasiswa baru gelombang pertama untuk sekolah vokasi di Gunungkidul. Langkah ini dilakukan untuk memberikan kesempatan putra-putri asli daerah dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Rektor UNY, Sutrisna Wibawa, mengatakan pembangunan kampus vokasi di Gunungkidul sudah memasuk tahap akhir. Rencananya tahun ini sudah bisa digunakan untuk perkuliahan. “Sambil berporses kami juga mulai menerima pendaftaran mahasiswa baru,” kata Sutrisna di sela-sela kegiatan sosialisasi penerimaan mahasiswa baru di Gedung Pertemuan Disdikpora Gunungkidul, Rabu (17/6/2020).
Advertisement
Menurut dia, UNY telah membuka pendaftaran penerimaan mahasiswa gelombang I di Gunungkidul. Hanya saja, minat putra daerah untuk melanjutkan kuliah masih kurang sehingga dilakukan sosialisasi kepada guru-guru Bimbingan Konseling se-Gunungkidul. “Dari 142 yang mendaftar di gelombang pertama didominasi oleh calon mahasiswa dari luar dari Gunungkidul. Putra asli Gunungkidul yang mendaftar baru 45 anak,” katanya.
Diharapkan dengan sosialisasi ini guru bisa membantu menyampaikan ke siswa yang telah lulus sekolah. “Kami sediakan kuota 50 persen untuk putra putri daerah. Untuk biaya bukan masalah karena yang penting pandai sehingga bisa mengakses program Kartu Indonesia Pintar [KIP] kuliah,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Dugaan Kekerasan Daycare Jogja, Perlakukan Bayi Tak Manusiawi
- Cuaca Panas Melanda Jogja, Ini Tips Ampuh Tetap Sehat dan Nyaman
- Minta Maaf, Ini Wajah DC Pinjol Pelaku Teror Damkar dan Ambulans
- Prakiraan Cuaca DIY Sabtu 25 April 2026: Waspada Indeks Panas Tinggi
- Diduga Aniaya Bayi, Daycare Little Aresha Jogja Ternyata Tak Berizin
Advertisement
Advertisement









