Dana APBD-P 2020, Pemkab Kulonprogo Harus Fokus Infrastruktur

Pengendara motor melintas di dekat saluran irigasi di Sentolo yang masih kering seperti terlihat Senin (6/8 - 2018). Harian Jogja/Dokumen
17 Juni 2020 20:57 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO—Ketua DPRD Kulonprogo, Akhid Nuryati, mendesak Pemkab agar lebih memprioritaskan APBD Perubahan 2020 untuk pembangunan infrastruktur yang bisa dirasakan masyarakat secara langsung.

"Prioritaskan pembangunan infrastruktur yang langsung bisa dirasakan oleh masyarakat seperti pembangunan jalan, saluran irigasi dan sebagainya. Meski demikian, kebijakan harus jelas dan ada indikator keberhasilan program," ujar Akhid, Rabu (17/6/2020).

Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kulonprogo, Nurcahyo Budi Wibowo, memprediksi penggunaan APBD Perubahan 2020 masih fokus untuk penanggulangan pandemi Covid-19, sehingga kecil kemungkinan usulan perbaikan jalan bisa diterima. "APBD Perubahan 2020 masih untuk penanganan Covid-19. Meski perbaikan jalan diusulkan lagi, kemungkinan belum bisa terlaksana," ucapnya.

Menurut Nurcahyo, imbas pandemi ini membuat lelang proyek perbaikan jalan ruas Mlangsen-Pripih, Kapanewon Temon, yang menggunakan dana alokasi khusus (DAK) senilai Rp12 miliar ditunda sampai waktu yang belum ditentukan. Untuk sementara DPUPKP Kulonprogo belum bisa memperbaiki jalan Mlangsen-Pripih yang rusak lantaran sering dilewati truk pengangkut material untuk proyek pembangunan Yogyakarta International Airport (YIA). "Semua proses pengadaan barang dan jasa yang didanai DAK fisik dihentikan, termasuk tender Jalan Mlangsen-Pripih. Namun ada pengecualian untuk proyek yang menggunakan sistem kontrak," ujarnya.