Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JOGJA--Kasus impor luar daerah belakangan mendominasi penambahan kasus positif Covid-19 di DIY.
Tim Perencanaan Data dan Analisis Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY, Riris Andono Ahmad, menguturkan banyaknya kasus impor pada beberapa waktu terakhir bisa jadi dipengaruhi oleh dibukanya kembali transportasi seperti biasa sehingga meningkatkan mobilitas penduduk antardaerah.
BACA JUGA: Ini Sejumlah Klaster Besar Penularan Corona yang Selesai Ditelusuri Pemkab Sleman
Kendati demikian, menurutnya dengan banyaknya penemuan kasus impor menunjukkan sistem surveilans Gugus Tugas Penanganan Covid-19 cukup optimal. "Kalau kasus inpor ditemukan berarti sistem surveilans kita bekerja dengan baik," kata epidemiolog dari UGM itu, Selasa (23/6/2020).
Untuk menghadapi mobilitas antar daerah yang semakin tinggi, masyarakat bisa berperan dengan tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan. "Tetap jaga jarak, hindari kerumunan, pakai masker dan cuci tangan," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
DPRD Bantul mengawal target perbaikan 600 km jalan hingga 2030 di tengah tren penurunan anggaran sektor pekerjaan umum.
IRGC menyebut teknologi canggih AS tak bisa menghindari sistem pengawasan Iran di Selat Hormuz setelah drone bawah laut AS disita.
BPS menegaskan masyarakat yang terdaftar DTSEN tidak otomatis menerima bantuan karena penerima ditentukan berdasarkan kriteria program.
DPRD Jogja mendorong layanan shuttle dari berbagai titik menuju Teras Malioboro untuk meningkatkan kunjungan dan menggerakkan UMKM.
Erupsi Anak Krakatau berdampak pada pariwisata Jogja. Sekitar 5%-10% wisman menunda dan membatalkan kunjungan ke DIY.