Hilang Saat Ditinggal Orang Tuanya Bekerja, Bocah 10 Tahun Ditemukan Meninggal di Sungai Progo

Ilustrasi anak hilang. - Pixabay
23 Juni 2020 12:57 WIB Ujang Hasanudin Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL—Anisa Asri Pratiwi, 10, bocah Dusun Cawan, Desa Argodadi, Kecamatan Sedayu, Bantul,  yang dilaporkan hilang pada Minggu (21/6/2020) pagi akhirnya ditemukan. Dia ditemukan sudah meninggal dunia di Singai Progo, Senin (22/6/2020) petang.

Kepala kantor Basarnas DIY L.Wahyu Efendi mengatakan korban ditemukan sekitar pukul 17.40 WIB.  Namun proses evakuasi jenazah korban oleh tim pencarian dan penyelamatan gabungan sekitar pukul 18.30 WIB.

BACA JUGA: Tempat Wisata Mulai Dibuka, TNI-Polri Siap Edukasi Masyarakat

"Korban ditemukan dengan jarak sekitar dua kilometer dari lokasi kejadian tepatnya di daerah Karang, Tuksono, Sentolo, Kulonprogo dalam kondisi meninggal dunia," kata Wahyu.

Wahyu mengatakan kejadian tersebut bermula saat korban pergi dari rumah untuk bermain ke rumah tetangga pada Minggu pagi,  sekitar pukul 08.00 WIB. Namun sampai Minggu sore, sekitar pukul 15.00 WIB korban tak kunjung pulang.

BACA JUGA: Dinkes Jogja Imbau Masyarakat Waspadai DBD di Tengah Pandemi Corona

Keluarga korban dan warga sekitar sempat mencarinya, tetapi tidak membuahkan hasil.  Kantor Basarnas DIY yang mendapatkan laporan kehilangan langsung menerjunkan tiga regu pencarian dan penyelamatan.  Mereka bergabung bersama tim SAR Gabungan yang terdiri dari TNI-Polri  dan relawan, beserta warga.

Pencarian dilakukan dengan menyusuri Sungai Progo karena korban diduga hanyut.  Dugaan korban hanyut itu berdasarkan temuan sandal korban mengapung di pinggir sungai.  Lokasi rumah korban juga berdampingan dengan sungai.  "Menjelang sore ditemukan sandal korban ditepian Sungai Progo dengan kondisi mengapung," ujar Wahyu. 

Tiga regu pencarian itu dilakukan dengan menyusuri sepanjang sungai sampai tempuran sungai yang terbagi dalam jalur darat dan air.  Proses pencarian pada Senin sempat dihentikan sementara pada pukul 17.00 WIB dan rencananya dilanjutkan keesokan harinya.  Namun sekitar pukul 17.40 WIB, Kantor Basarnas mendapat laporan adanya tanda-tanda korban ditemukan.  Pihaknya kemudian kembali menerjunkan tim untuk mengevakuasi korban. 

BACA JUGA: Jembatan Penghubung Dua Desa di Imogiri Mulai Dibangun

Proses evakuasi berjalan lancar.  "Dengan ditemukannya satu orang yang diduga hanyut di Sungai Progo Operasi SAR dinyatakan ditutup dan semua unsur Tim SAR Gabungan yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing," kata Wahyu.

Kapolsek Sedayu  Kompol Ardi Hartana memastikan mayat yang ditemukan tersebut adalah jasad Anisa Asri Pratiwi, yang dilaporkan hilang.  Hal itu sudah diakui pihak keluarga beserta tanda-tanda yang melekat pada jasad korban. Jenazah tersebut kemudian langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Ia juga menyatakan korban meninggal dunia murni karena kecelakaan. 

"Korban telah diperiksa oleh medis dari Puskesmas Sedayu 2 dinyatakan bahwa tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan dalam jasad korban," ujar Ardi.

Ardi menambahkan korban pergi dari rumah saat orang tuanya tidak ada karena ditinggal kerja. Orang tua korban pulang sekitar pukul 10.00 WIB dan tidak mendapati anaknya di rumah.  Setelah dicari di rumah tetangga dilaporkan bahwa korban sempat main namun sudah pulang kembali sekitar pukul 09.00 WIB.  Keluarga korban dan warga langsung melakukan pencarian.