Kalisuci Dibuka, Calon Pengunjung Masih Sebatas Konsultasi

Wisata Kalisuci sebelum pandemi. - ist
23 Juni 2020 10:57 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, SEMANU – Hari pertama masa ujicoba pembukaan destinasi wisata river tubing Kalisuci di Kalurahan Pacarejo, Semanu, Gunungkidul masih sepi kunjungan. 

Salah seorang pemandu di Kalisuci, Sukiran mengatakan, obyek wisata sudah dibuka sejak Senin (22/6/2020) pagi. Meski demikian, hingga pukul 13.00 WIB, belum ada satu pun pengunjung yang melakukan aktivitas penyusuran aliran kali ini. “Memang masih sepi, tapi itu bukan masalah karena ini baru awal-awal. Mungkin ada pengunjung yang belum tahu kalau ada destinasi yang sudah dibuka,” katanya, Senin (23/6/2020).

Meski belum ada pengujung yang datang, ia mengakui sudah banyak calon pengunjung yang bertanya-tanya terkait dengan pembukaan destinasi. Total hingga Senin siang sudah ada 40 calon pengunjung yang mengontak berkaitan dengan reservasi.

BACA JUGA : Pengelola Kalisuci Siap Patuhi Protokol Kesehatan

Disinggung mengenai pertanyaan dari calon pengunjung, Kirun mengakui bahwa mayoritas menyakanan tentang pembukaan serta penerapan protokol kesehatan yang berkaitan dengan pelaksanaan penyusuran di Kalisuci. “Kita layani. Yang jelas, setiap tamu yang datang nantinya akan dilayani sesuai dengan protokol kesehatan pencegahan Covid-19,” ungkappnya.

Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Yanto, pengelola lainnya di Kalisuci. Menurut dia, untuk saat ini masih sebatas ujicoba hingga 30 Juni mendatang. “Kita jalani dulu selama ujicoba. Setelah itu, kebijakan kami serahkan ke pemkab seperti apa,” katanya.

Yanto menjelaskan, di masa pandemic ini ada pembatasan yang harus ditaati oleh pengelola. Selain terus mengacu pada protokol kesehatan penceghan corona, jam buka akan dibatasi mulai 08.00-16.00 WIB setiap harinya. Untuk pengunjung juga dibatasi dari kapasitas normal setiap hari sebanyak 200 pengunjung menjadi 100 orang per hari. “Kami akan menaati aturan ini dan bukan masalah adanya pembatasan pengunjung maupun jam beroperasi,” katanya.

Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul, Hary Sukmono mengatakan, pihaknya akan terus melakukan evaluasi dan pengawasan terhadap pelaksanaan ujicoba pembukaan destinasi wisata di Kalisuci. “Kita terus koordinasi dengan pengelola. Tapi, nanti juga akan turun ke lapangan guna memastikan semua tata laksana penyelenggaran kepariwisatan di tengah pandemi terus dijalankan oleh pengelola,” katanya.

Disinggung mengenai masih sepinya tingkat kunjungan di Kalisuci, Hary mengakui hal tersebut bukan masalah. menurut dia, selama ini keberadan obyek tersebut masuk kategori wisata minat khusus sehingga tidak melibatkan banyak wisatawan. “Sejak awal disana sudah ada pembatasan. Jadi, bukan masalah toh masa ujicoba masih lama,” katanya.