30 Generasi Muda Ikuti Forest Youthverse Summit Regional Pekanbaru
Sebanyak 30 generasi muda terbaik mengikuti Forest Youthverse Summit Regional Pekanbaru yang digelar pada Kamis-Jumat (16-17/7/2026).
Peta sebaran covid-19 di DIY/Ist
Harianjogja.com, BANTUL-Gugus Tugas Percepatan Penanganan Penularan Infeksi Coronavirus Disease atau Covid-19 kembali merilis katogori risiko penularan Covid-19 tiap kecamatan sampai desa.
Dari data yang dirilis hampir semua kecamatan di Bantul sudah dalam posisi hijau atau tidak terdampak. Hanya enam kecamatan yang masuk zona kuning atau resiko penularan rendah dari total 17 kecamatan di Bantul.
Data yang dirilis tersebut merupakan hasil pemantauan per 9 Juni-22 Juni mendatang. Keenam kecamatan yang masuk zona kuning adalah Kecamatan Banguntapan, Imogri, Pajangan, Pandak, dan piyungan, dan Pleret.
Zona kuning di enam desa tersebut tidak sepenuhnya dalam satu wilayah, melainkan hanya desa tertentu. Hanya Banguntapan yang paling banyak desanya masuk zona kuning, yakni Desa Banguntapan, Baturetno, Jampidan, dan Tamanan. Banyaknya zona kuning di Banguntapan karena pasien positif di Bantul paling banyak di Banguntapan. Dari delapan pasien terkonfirmasi positif yang masih dirawat di rumah sakit, enam di antaranya dari Banguntapan. Dua lainnya ada di Pandak dan Piyungan.
Sementara Piyungan yang masuk zona kuning ada di Desa Srimartani dan Sitimulyo. Zona kuning di Sedayu ada di Desa Argodadi; Guwosari Kecamatan Pajangan, Gilangharjo Kecamatan Pandak; Selopamioro Imogiri; dan Wonokromo Pleret.
Juru Bicara Percepatan Penanganan Penularan Covid-19, Sri Wahyu Joko Santoso mengatakan zonasi resiko penularan Covid-19 sebagai panduan masyarakat dalam menjalani aktifitas sehari-hari. Menurut dia, terdapat banyak perubahan tingkat resiko penularan Covid-19 dua pekan terakhir dari sedang ke rendah, bahkan ke zona hijau atau tidak terdampak. “Beberapa wilayah yang kemarin zona kuning sudah banyak menjadi hijau,” kata Sri Wahyu, saat ditemui disela-sela pemantauan Rapid Test di pasar Bantul, Kamis (25/6/2020).
Meski banyak yang zona hijau, namun pihaknya tetap melakukan pemantauan terhadap ketaatan masyarakat dalam melaksanakan protokol kesehatan. Pemantauan dilakukan oleh Gugus Tugas tingkat kabupaten, kecamatan, sampai desa, “Supaya yang hijau tetap hijau,” ucap dia.
BACA JUGA: Pemda DIY Putuskan Perpanjang Masa Tanggap Darurat Covid-19 Hingga 31 Juli
Pria yang akrab disapa Oky ini mengatakan perkembangan pasien positif sampai saat ini masih tetap delapan orang yang masih dalam perawatan di rumah sakit. jumlah tersebut terhitung sejak 24 Juni lalu. Sementara total pasien positif dari Maret sampai saat ini mencapai 68 orang.
Dari jumlah tersebut sembuh 58 orang dan meninggal dunia dua orang. Sementara jumlah Pasien Dalam Perawatan (PDP) sebanyak 31 orang dan Orang Dalam Pengawasan 182 orang.
Oky mengakui akhir-akhir ini pasien terkonfirmasi positif didominasi dari pelaku perjalanan. Mereka terdeteksi dari hasil swab mandiri karena diharuskan membawa surat keterangan sehat dari daerah tujuan. Menurut dia, tren positif dari pelaku perjalanan sebenarnya sudah muncul sejak akhir Mei lalu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 30 generasi muda terbaik mengikuti Forest Youthverse Summit Regional Pekanbaru yang digelar pada Kamis-Jumat (16-17/7/2026).
Seleksi petugas haji 2027 dibuka hingga 31 Agustus. Cek syarat, formasi, jadwal CAT, surat rekomendasi, BPJS, dan link pendaftaran.
BGN meminta mitra melaporkan oknum yang meminta uang untuk operasional SPPG dan menegaskan kepala SPPG wajib hadir sejak pukul 02.00.
Sebanyak 21 siswa SLB BC Wiyata Dharma 3 Ngaglik, Sleman, belajar mengolah kentang krispi sekaligus memahami sanitasi dan keamanan pangan.
Kuota LPG 3 kg 2026 berpotensi jebol. DEN meminta pengawasan distribusi dan pembinaan pangkalan diperketat agar subsidi tepat sasaran.
Lima anggota TNI diserang massa di Sarolangun, Jambi. Danrem 042/Garuda Putih memastikan pelaku diproses sesuai hukum.