Advertisement

Ini Kronologi Meninggalnya Anggota Polisi saat Bersepeda di Sleman

Hery Setiawan (ST18)
Selasa, 30 Juni 2020 - 07:57 WIB
Sunartono
Ini Kronologi Meninggalnya Anggota Polisi saat Bersepeda di Sleman Ilustrasi. - Antaranews/Ridwan Triatmodjo

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN--Publik kembali dikejutkan dengan kabar warga yang meregang nyawa saat bersepeda. Minggu pagi (28/6/2020), seorang warga bernama Sutriyatna meninggal saat bersepeda di dekat Lapangan Ngablak, Pedukuhan Bangunharjo, Kelurahan Bangunkerto, Kecamatan Turi, Sleman. Penyebab meninggalnya diduga karena punya riwayat penyakit jantung.

Sudaryono, warga setempat menuturkan Sutriyatna tinggal tak jauh dari lokasi kejadian. Ia merupakan anggota Polsek Turi yang tinggal di Dusun Jurugan, Desa Bangunkerto, Kecamatan Turi, Sleman. Bersama tiga orang temannya, ia melakukan aktivitas bersepeda. Dalam perjalanan, salah seorang temannya ada yang mengeluh sakit dada. Mereka pun beristirahat sejenak.

BACA JUGA : Kelelahan Saat Gowes, Polisi Sleman Meninggal Dunia

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

Mereka berempat sempat berbincang menentukan arah tujuan bersepeda. Namun tiba-tiba Sutriyatna ambruk dan pingsan. Seketika kepanikan pun muncul, baik dari teman Sutriyatna dan juga warga yang berdiri tak jauh dari lokasi. Tubuh Sutriyatna lalu dipindah ke halaman rumah milik Sudaryono.

Di sana, Sutriyatna ditidurkan telentang. Ia sempat mengambil nafas panjang dan dalam. Melihat kondisi itu, putri Sudaryono langsung bergegas ke dalam rumah untuk mengambil minuman. Begitu sampai di halaman rumah, Sutriyatna sudah tidak lagi bernafas.

"Yang namanya warga kampung, kalau ada kondisi itu langsung reflek ambil minuman. Tapi saat balik ke depan, ternyata sudah tidak ada [meninggal]. Wajah dan badannya sudah pucat. Kejadiannya cepat sekali," katanya ketika ditemui Harian Jogja, Senin (29/6/2020).

Sudaryono ragu bahwa Sutriyatna meninggal lantaran kelelahan. Pasalnya, Sutriyatna bersama tiga orang rekannya baru saja berangkat. Jarak rumah Sutriyatna dengan rumah Sudaryono tak begitu jauh. Sudaryono mendapat informasi bahwa Sutriyatna memang punya riwayat penyakit jantung.

Ia menambahkan, setiap akhir pekan jalan depan rumahnya memang kerap dilintasi pesepeda. Terutama dalam beberapa waktu belakang saat aktivitas bersepeda mulai populer di kalangan warga Daerah Istimewa Yogyakarta.

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Airlangga Bertemu Puan, Buka Peluang Koalisi Pilpres 2024?

News
| Kamis, 29 September 2022, 23:57 WIB

Advertisement

alt

Suka Liburan, Yuk Patuhi 5 Etika Saat Berwisata

Wisata
| Senin, 26 September 2022, 22:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement