Advertisement

Kemantren Gondomanan Jogja Awasi Bank Sampah Anorganik, Ini Tujuannya

Stefani Yulindriani Ria S. R
Selasa, 10 Februari 2026 - 12:27 WIB
Maya Herawati
Kemantren Gondomanan Jogja Awasi Bank Sampah Anorganik, Ini Tujuannya Foto ilustrasi bank sampah anorganik, dibuat menggunakan Artificial Intelligence. / Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Kemantren Gondomanan, Kota Jogja memperketat pengawasan pengelolaan sampah anorganik melalui bank sampah guna memastikan setiap wilayah menjalankan sistem pengolahan dan administrasi secara optimal.

Langkah tersebut diwujudkan melalui pemantauan dan pengawasan langsung ke setiap bank sampah guna menilai sistem kerja, pola pengelolaan, serta mengidentifikasi berbagai kendala yang muncul di lapangan.

Advertisement

Mantri Pamong Praja Kemantren Gondomanan, Cahya Wijayanta mengatakan pemantauan dan pengawasan pengelolaan sampah anorganik melalui bank sampah dilakukan secara rutin di seluruh wilayah. Menurutnya, pemantauan tersebut dilakukan untuk mengetahui sistem pengelolaan sampah dan kendala dalam pengelolaan sampah di setiap wilayah.

Selain melakukan pemantauan, Kemantren Gondomanan juga menggelar rapat koordinasi (rakor) bersama para pemangku kepentingan yang terlibat dalam pengelolaan sampah anorganik. Rakor tersebut bertujuan menyamakan persepsi sekaligus memperkuat tata kelola pengelolaan sampah di wilayah Gondomanan.

Cahya menegaskan pengelolaan bank sampah harus dilakukan secara terstruktur, terutama pada aspek administrasi. Sistem kerja bank sampah, menurut dia, menyerupai mekanisme perbankan, mulai dari pencatatan setoran sampah, pencatatan buku tabungan nasabah, hingga rekapitulasi hasil penjualan sampah anorganik.

“Administrasi yang rapi dan tertib menjadi kunci keberhasilan bank sampah. Dengan administrasi yang baik, kepercayaan masyarakat akan meningkat dan program seperti Mas Jos dapat terlaksana secara optimal,” katanya, Senin (2/9/2026).

Ia juga mendorong setiap bank sampah memiliki sistem kerja yang tertata, mulai dari administrasi proses pemilahan sampah nasabah, pencatatan pada buku bantu dan buku tabungan, hingga kelengkapan dokumen sebagai dasar pertanggungjawaban kegiatan pengelolaan sampah anorganik.

“Saat ini proses pematangan program masih terus dilakukan, baik dari sisi koordinasi antar bank sampah, kesiapan administrasi, dan peran aktif pengelola dan masyarakat,” katanya.

Ke depan, ia berharap forum bank sampah Kemantren Gondomanan semakin solid dan memiliki kesamaan pemahaman dalam pengelolaan sampah anorganik. Penguatan koordinasi dan administrasi tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kebersihan lingkungan, mewujudkan tata kelola sampah yang tertib dan berkelanjutan, sekaligus menyukseskan program Mas Jos di wilayah Kemantren Gondomanan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Kasus Pelecehan Guru ke Siswa SMA Pasar Rebo Jakarta Diduga Meluas

Kasus Pelecehan Guru ke Siswa SMA Pasar Rebo Jakarta Diduga Meluas

News
| Selasa, 10 Februari 2026, 13:17 WIB

Advertisement

Siap-Siap Long Weekend! Libur Awal Ramadan Jatuh pada 18-20 Februari

Siap-Siap Long Weekend! Libur Awal Ramadan Jatuh pada 18-20 Februari

Wisata
| Senin, 09 Februari 2026, 19:27 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement