Tiga Objek Wisata di Piyungan Buka Akhir Pekan Ini

Pasar Kebon Empring, Piyungan, Bantul. - Instagram @pasarkebonempring
06 Juli 2020 19:07 WIB Ujang Hasanudin Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL—Tiga dari 10 objek wisata di Kecamatan Piyungan akan menguji coba pembukaan kunjungan wisatawan setelah tiga bulan tutup karena pandemi Covid-19. Uji coba pada masa tata kehidupan baru atau new normal ini akan dilakukan pada akhir pekan ini, 11 Juli.

Ketiga objek wisata tersebut adalah Taman Nggirli Bintaran,  Banyu Langit,  dan Pasar Kebon Empring.  Ketiga objek wisata yang dikelola kelompok sadar wisata (pokdarwis) tersebut menawarkan keindahan pemandangan alam dan sungai yang menjadi daya tarik. Semuanya berada di Desa Srimulyo.

BACA JUGA: Pasien Covid-19 di DIY Bertambah 8 Orang Sehari, Kasus Melonjak Jadi 339! Ini Datanya

Pelaksana Tugas Camat Piyungan, Roy Robert Edison Bonai, mengatakan pokdarwis dan masyarakat di sekitar tiga objek wisata tersebut sudah siap untuk buka. "Sebenarnya ada sekitar 10 objek wisata di Piyungan tetapi yang siap buka baru tiga objek wisata," kata Roy Robert saat dihubungi melalui ponsel, Senin (6/7/2020).

Sebelum uji coba, kata Roy,  kecamatan akan mengumpulkan semua pengelola wisata di Piyungan pada Kamis mendatang untuk mendapatkan sosialisasi dari Dinas Pariwisata Bantul tentang kesiapan sarana dan prasarana pendukung protokol kesehatan. 

BACA JUGA: Takut Dikucilkan, Banyak Pedagang di Bantul Kabur dari Pasar untuk Hindari Rapid Test Corona

Dia tidak ingin ada klaster baru penularan infeksi Covid-19 dari wisata di Piyunhan.  "Kamis rencana sosialisasi,  Jumat dilanjutkan dengan penyusunan standar operasional prosedur dan Sabtu baru uji coba pembukaan," kata Roy.

Kepala Dinas Pariwisata Bantul  Kwintarto Heru Prabowo mengatakan selain tiga objek wisata di Piyungan yang mengajukan uji coba pembukaan,  satu objek wisata di Wukirsari, Imogiri, juga mengajukan untuk buka. Saat ini, dinas pariwisata masih memeriksa kelengkapan sarana dan prsarana serta kesiapan masyarakat sekitar objek wisata dalam mendukung protokol kesehatan. "Harus ada jaminan siap melaksanakan protokol kesehatan," kata Kwintarto.

BACA JUGA: Bermodal Jimat Huruf Arab, Eks Kondektur Bus AKAP Tipu 7 Asisten Rumah Tangga

Sejauh ini, empat objek wiasata nonpantai yang dikelola masyarakat mengajukan untuk beroperasi.  Sementara semua objek wisata pantai yang dikelola Pemkab Bantul,  kata dia,  sudah lebih dulu buka. Namun, pembukaan wisata tersebut masih sebatas uji coba terbatas.

Wisata pada masa new normal ini berbeda.  Jumlah pengunjung harus dibatasi maksinal 50% dari daya tanpung objek wisata. Pengelola dan wisatawan juga harus mematuhi protokol kesehatan meski standar minimal seperti menjaga jarak,  mengenakan masker,  dan menyediakan tempat cuci tangan,  dan adanya pemeriksaan suhu tubuh.

Dari Pantai Parangtritis dan sekitarnya serta Pantai Samas sampai ke barat seperti pantai Gua Cemara,  Pantai  Baru hingga Pantai Pandansimo di perbatasan Bantul-Kulonprogo, protokol kesehatan di pintu masuk pembayaran retribusi sudah berjalan mulai dari pemeriksaan suhu. Namun di sekitar pantai masih ditemukan wisatawan tidak menjaga jarak dan tidak mengenakan masker.