Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JOGJA-Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY mengumumkan delapan penambahan kasus positif pada Kamis (9/7/2020). Tiga di antaranya merupakan hasil rapid test massal yang digelar di pasar di Bantul. Sementara dua kasus dinyatakan sembuh.
Juru Bicara Pemerintah Daerah (Pemda) DIY untuk Penanganan Covid-19 DIY, Berty Murtiningsih, menjelaskan penambahan kasus meliputi Kasus 352, perempuan 59 tahun warga Bantul; Kasus 353, perempuan 56 tahun warga Bantul; Kasus 354, perempuan 17 tahun warga Bantul; Kasus 355, laki-laki 67 tahun warga Bantul; Kasus 356, laki-laki 41 tahun warga Bantul; Kasus 357, laki-laki 15 tahun warga Bantul; Kasus 358, laki-laki 32 tahun warga Bantul; dan kasus 359, laki-laki 52 tahun warga Bantul.
BACA JUGA: Kronologi Pembobolan Rp1,7 Triliun yang Dilakukan Maria Pauline Lumowa
Kasus 352, 353 dan 355 merupakan hasil rapid masal, Kasus 354 merupakan hasil tracing dari kasus 331, Kasus 356 dan 357 merupakan hasil tracing Kasus 314, kasus 358 memiliki riwayat perjalanan dari Madura dan kasus 359 memiliki riwayat perjalanan dari Surabaya.
Kasus 359 kata dia, telah meninggal dunia pada Rabu (8/7/2020). Kasus ini sebelumnya telah menjadi pasien dalam pengawasan (PDP) dan masuk rumah sakit pada 2 Juli lalu. “Kondisinya sedang, tidak memakai ventilator. Tapi memiliki komorbid hipertensi,” ungkapnya.
Laporan penambahan kasus ini berdasarkan pemeriksaan pada 348 sampel dari 261 orang. Adapun kasus sembuh meliputi Kasus 276, perempuan 80 tahun warga Mantrijeron, Kota Jogja dan kasus 332, perempuan 29 tahun warga Kota Jogja.
Satu PDP juga dilaporkan meninggal, yakni perempuan 40 tahun warga Sleman, dengan riwayat diabetes militus dan hipertensi. Dengan penambahan ini, maka total kasus positif DIY menjadi 357, dengan sembilan kasus meninggal dan 287 kasus sembuh.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Kemenhaj mempertimbangkan maskapai alternatif untuk menekan biaya haji 2027. Biaya penerbangan mencapai 40% dari total BPIH.
Direktur BYAN Alastair McLeod menjual 185.200 saham senilai Rp2,47 miliar menjelang rencana masuknya Jhonlin Group sebagai pemegang 30% BYAN.
BMKG memprakirakan hujan ringan hingga lebat di sejumlah daerah Rabu. Gelombang hingga 4 meter juga berpotensi terjadi di sejumlah perairan.
Harga emas Pegadaian hari ini, Rabu 23 September 2026, kompak turun untuk Antam, Galeri 24 dan UBS. Simak harga jual dan buyback.
Gerakan Tanam Pertanian Modern Pekalongan baru mencapai 32,5 hektare dari target 2.612 hektare hingga 22 September 2026.