Modifikasi Pemutar Gagang Pintu untuk Cegah Penyebaran Covid-19

Inovasi CIMEDs UGM yang mengembangkan alat tambahan pada gagang pintu untuk mencegah penyebaran virus corona. - Ist/dok UGM
09 Juli 2020 07:47 WIB Lajeng Padmaratri Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN - Centre for Innovation of Medical Equipments and Devices (CIMEDs) Fakultas Teknik UGM mengembangkan alat tambahan pada gagang pintu yang menjadikan gagang pintu bisa dibuka dan ditutup dengan lengan, siku lengan, dan telapak kaki.

Ketua Tim Peneliti CIMEDs, Suyitno menuturkan inovasi ini dilakukan untuk menghindarkan penyebaran bakteri, virus, dan racun melalui pemakaian gagang pintu yang dibuka dan ditutup menggunakan telapak tangan.

"Telapak tangan merupakan organ yang bisa menyalurkan bakteri, virus dan racun ke mulut, hidung, mata, telinga dan organ tubuh lain karena tangan bertindak sebagai pemegang dari organ-organ tubuh tersebut,” kata Suyitno pada Rabu (8/7/2020).

Menurutnya, telapak tangan bisa menyalurkan bakteri, virus, dan racun kepada orang lain melalui benda-benda yang dipegang dan dipakai orang lain. "Seharusnya bisa dihindari dengan rajin cuci tangan, namun gagang pintu yang dipakai pada fasilitas umum tidak selamanya bisa dikontrol pemakainya dengan mencuci tangan," tambahnya.

Suyitno menjelaskan alat yang dikembangkan ini terdiri dari empat jenis, yaitu pendorong dan penarik pintu dengan lengan dan siku lengan, pendorong dan penarik pintu dengan telapak kaki, pemutar gagang pintu dengan lengan dan siku lengan, serta pemutar gagang pintu dengan telapak kaki. Inovasi ini telah didaftarkan hak patennya.

Kelebihan dari inovasi ini adalah bisa dipasang pada pintu dengan berbagai macam gagang pintu tanpa memodifikasi pintu dan gagang pintu. Alat ini saat ini sudah diproduksi dengan bahan paduan aluminium. Paduan aluminium dipilih karena Covid-19 mampu bertahan hidup paling pendek pada permukaan aluminium dibanding pada material lain

“Kami rasa sangat bermanfaat untuk pintu-pintu fasilitas umum yang kemungkinan dibuka dan ditutup oleh banyak orang, seperti pintu kantor, pintu restoran, pintu terminal, pintu stasiun, pintu ATM, pintu toilet umum,” tuturnya.