Bripka E Pengasuh Ponpes di Wonogiri Ditahan Kasus Kekerasan Seksual
Bripka E, anggota Polres Wonogiri, ditahan sebagai tersangka dugaan kekerasan seksual berbasis gender online terhadap perempuan 19 tahun.
Warga Kalitengah Lor, Glagaharjo, Cangkringan tetap mencari rumput di area Objek Wisata Bukit Klangon pasca erupsi Gunung Merapi yang ketiga kali, Sabtu (28/3/2020) pagi./Ist
Harianjogja.com, SLEMAN--Gunung Merapi kembali ramai diperbincangkan. Setelah lama tertidur, gunung yang meletus hebat pada 2010 lalu itu mulai menunjukkan perubahan bentuk fisik. Hal tersebut menyusul munculnya laporan bahwa terjadi penggembungan pada badan gunung.
Juru kunci Gunung Merapi, Bekel Anom Suraksosihono menilai bahwa gejala itu masih terbilang wajar. Penggembungan, katanya hanya bisa terlihat jelas bila diamati dengan peralatan.
“Kalau menurut saya masih biasa-biasa saja. Memang, kalau diamati betul pakai alat, keliatan jelas kalau ada penggembungan. Tapi kalau dilihat sekilas itu enggak begitu keliatan. Aktivitas gunung pun masih terlihat wajar,” kata laki-laki yang akrab disapa Mas Asih itu kepada Harianjogja.com, Minggu (12/7/2020).
Kendati begitu, ia tetap mengimbau kepada warga setempat agar selalu waspada. Warga diminta tidak lalai terhadap gejala apapun yang muncul dari Gunung Merapi. Apalagi, saat ini informasi terbaru seputar aktivitas vulkanik Gunung Merapi lebih mudah didapatkan.
Selain itu, ia juga meminta kepada siapapun untuk tidak takut atau panik. Di saat yang sama warga juga harus mematuhi radius aman 3 km dari puncak Merapi. Termasuk kepada warga setempat yang sering mencari rumput di lereng Merapi.
Sejak dilaporkan terjadi penggembungan, belum ada perubahan status bahaya atau potensi terjadi bencana. Namun, pemerintah daerah Sleman justru sudah ancang-ancang dengan merancang ulang langkah mitigasi bencana yang sesuai dengan protokol kesehatan Covid - 19. Ketika diminta tanggapan soal itu, Asih, selaku juru kunci Merapi menyambutnya secara positif.
Asih mengatakan saat ini masyarakat punya inisiatif lebih tinggi. Ketika muncul gejala vulkanis seperti asap atau getaran dari arah Merapi, warga tak perlu menunggu komando untuk menyelamatkan diri. Masyarakat juga terbantu oleh wawasan lokal tentang pengamatan arah letusan.
“Kalau semisal dilihat dari sini arah anginnya ke barat, utara, atau timur itu artinya aman. Nah, kalau arahnya ke selatan, masyarakat pun juga gak perlu terlalu panik. Masyarakat yang penting tenang dulu terus pelan-pelan menjauhi bahaya,” katanya.
Meski begitu, ia akui bahwa letusan hebat pada tahun 2010 menghasilkan trauma yang begitu mendalam bagi sebagian warga. Akibatnya, ada juga warga yang lari begitu mendengar suara dentuman dari puncak Merapi.
BACA JUGA: Buntut Pusat Longgarkan Aturan, Benur di Perairan Gunungkidul Mulai Diburu Nelayan
Sebelumnya, Kepada Badan Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi [BPPTKG], Hanik Humaida membenarkan bahwa memang terjadi penggembungan atau deformasi pada tubuh Merapi.
Konsekuensi dari Deformasi, katanya ada dua. Pertama, peningkatan potensi erupsi eksplosif. Kedua, deformasi juga dapat menimbulkan kubah lava. Sementara itu deformasi tidak menimbulkan peningkatan potensi terjadinya letusan besar. “Letusan tidak tahu kapan terjadi, tetapi potensinya masih sama dengan erupsi eksplosif pada 2019 lalu,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bripka E, anggota Polres Wonogiri, ditahan sebagai tersangka dugaan kekerasan seksual berbasis gender online terhadap perempuan 19 tahun.
KPK menangkap Bupati Pemalang Anom Widiyantoro dalam OTT ke-18 sepanjang 2026. Penyidik masih mendalami kasus dan memiliki waktu 24 jam menentukan status pihak
Perpanjang SIM A dan C di Kulonprogo lebih mudah melalui SIM Keliling. Jadwal lengkap dan lokasi.
Polres Bantul kembali membuka layanan SIM Keliling untuk memfasilitasi masyarakat yang ingin melakukan perpanjangan SIM A dan SIM C.
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Sleman kembali membuka layanan SIM Keliling.
Polres Gunungkidul kembali membuka layanan SIM Keliling pada hari ini.