Perbup Kendali Ruang Disusun, Investor Taat Aturan Dapat Insentif
Pemkab Gunungkidul menyusun Perbup Insentif dan Disinsentif Kendali Ruang untuk mendorong investasi berkelanjutan sekaligus menjaga lingkungan.
Rektor UNY, Sutrisna Wibawa (kiri) bersama Ketua DPD PAN Bantul Mahmud Ardi Widayanto, berfoto bersama untuk maju dalam Pilkada Gunungkidul./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Bursa bakal calon kepala daerah dalam Pilkada 2020 mengerucut ke nama-nama seperti Sutrisna Wibawa, Bambang Wisnu Handoyo, Wahyu Purwanto dan Mayor Sunaryanto. Hal berbeda justru terlihat di bursa bakal calon wakil bupati. Hingga saat ini baru Ketua DPD PAN Bantul, Mahmud Ardi Widanto, yang hampir pasti maju dalam pilkada.
Kontestasi untuk bakal cawabup masih sangat dinamis, karena baru pasangan Sutrisna Wibawa-Ardi yang muncul. Untuk bakal calon kepala daerah lainnya masih belum ada kepastian. Ketua DPC Gerindra Gunungkidul, Purwanto, mengatakan partainya resmi mengusung pasangan Sutrisna Wibawa dan Ardi. Hal ini terlihat dari rekomendasi yang dikeluarkan DPP sejak akhir Maret lalu. “Sudah ada rekomendasinya terkait dengan calon yang diusung,” katanya, Minggu (12/7/2020).
Menurut dia, Rektor UNY dan Ardi diusung empat partai. Selain Gerindra, ada PAN, PKS dan Demokrat. “Semua sudah sepakat dan sudah ada rekomendasinya,” kata Purwanto.
Sekretaris DPD Golkar Gunungkidul, Heri Nugroho, mengatakan jajarannya sudah berkomunikasi dengan PKB untuk bersama-sama mengusung calon kepala daerah di pilkada. Untuk bursa calon bupati sudah tidak ada masalah karena Golkar bakal mengusung Mayor Sunaryanto. Hanya, untuk posisi wakil belum jelas karena kandidat yang digadang-gadang tidak berjalan dengan baik. “Awalnya kami memilih kader kami yakni Martanti Soenar Dewi, tetapi komunikasi tidak berjalan lancar sehingga kami mencari calon lain,” katanya.
Menurut dia, untuk bursa wakil ada beberapa nama yang mencuat. Selain dirinya, ada calon yang berasal dari pegawai Kementerian Pertanian kelahiran Kapanewon Ponjong, Heri Susanto. “Kebetulan sempat mendaftar dalam penjaringan,” katanya. Heri mengaku siap apabila partai memerintahkan dirinya untuk maju sebagai calon wakil bupati. “Saya sebagai kader tegak lurus dengan perintah partai,” ungkapnya.
Belum pastinya cawabup yang akan diusung di pilkada juga terihat di Partai Nasdem. Pasca-mundurnya Kepala Diskdikpora Gunungkidul Bahron Rasyid sebagai calon wakil bupati, hingga sekarang belum ada yang menggantikan untuk menemani mantan Rektor Universitas Gunungkidul, Wahyu Purwanto.
Isu yang beredar, Wakil Ketua DPRD Gunungkidul sekaligus Sekretaris DPW Nasdem DIY, Suharno, bersiap maju. Meski demikian, yang bersangkutan enggan berkomentar lebih jauh terkait dengan pencalonan. “Saya tidak berkomentar dulu karena masih menunggu rekomendasi,” katanya.
Hal tak jauh berbeda juga terlihat di tubuh PDI Perjuangan. Kabar yang beredar, partai ini bakal mengusung Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPPKA) DIY, Bambang Wisnu Handoyo, sedangkan untuk pendamping dipilih mantan calon bupati independen di pilkada 2015, Benyamin Sudarmadi. “Yang pasti semua sudah melalui pertimbangan. Nanti akan tertuang dalam rekomendasi,” kata Mantan Ketua DPC PDI Perjuangan Gunungkidul, Budi Oetama Prasetya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul menyusun Perbup Insentif dan Disinsentif Kendali Ruang untuk mendorong investasi berkelanjutan sekaligus menjaga lingkungan.
Simak rekomendasi AI terbaik untuk bisnis, mulai ChatGPT, Claude, Copilot, Perplexity AI hingga Jasper AI sesuai kebutuhan kerja.
Pemkab Gunungkidul menyiapkan strategi bertahap mengatasi monyet ekor panjang yang merusak lahan pertanian, termasuk menggandeng UGM.
Presiden Prabowo Subianto menyebut Indonesia berpeluang menjadi ekonomi terbesar keempat dunia dalam 25 tahun mendatang.
Pemda DIY mengantisipasi dampak El Nino dengan memastikan stok pangan, pengelolaan air, dan mitigasi kekeringan di wilayah rawan.
Penyempurnaan Suzuki Xl7 Resmi Meluncur, Makin Tegas Dengan Fitur Bermakna