12 Pasien Baru Corona di DIY Hari Ini Warga Sleman dan Bantul

Foto ilustrasi. - Reuters
19 Juli 2020 21:57 WIB Lugas Subarkah Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA-Sleman dan Bantul kerap mendominasi penambahan pasien baru Covid-19 di DIY.

Penemuan kasus positif Covid-19 di DIY pecah rekor. Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY mengumumkan sebanyak 16 penambahan kasus pada Minggu (19/7/2020).

Dari jumlah itu kasus paling banyak merupakan pasien warga Sleman dan Bantul masing-masing enam orang, lalu Gunungkidul tiga orang dan Kota Jogja satu orang.

Juru Bicara Pemerintah Daerah DIY untuk Penanganan Covid-19, Berty Murtiningsih, menjelaskan penambahan kasus meliputi Kasus 420, laki-laki 35 tahun warga Sleman; Kasus 421, laki-laki 37 tahun warga Bantul; Kasus 422, perempuan 46 tahun warga Sleman; Kasus 423, perempuan 36 tahun warga Bantul.

Kemudian Kasus 424, laki-laki 26 tahun warga Gunungkidul; Kasus 425, laki-laki 73 tahun warga Bantul; Kasus 426, perempuan 63 tahun warga Bantul; Kasus 427, laki-laki 79 tahun warga Kota Jogja; Kasus 428, laki-laki 53 tahun warga Bantul; Kasus 429, laki-laki 54 tahun warga Sleman; Kasus 430, perempuan 56 tahun warga Bantul.

Kemudian Kasus 431, perempuan 50 tahun warga Gunungkidul; Kasus 432, laki-laki 59 tahun warga Gunungkidul; Kasus 433, laki-laki 23 tahun warga Sleman; Kasus 434, perempuan 55 tahun warga Sleman; dan Kasus 435, laki-laki 30 tahun warga Sleman.

Laporan ini berdasarkan pemeriksaan pada 1.165 sampel dari 952 orang. Kasus 420 merupakan hasil skrining Lembaga Pendidikan tenaga Kesehatan di salah satu rumah sakit, Kasus 421 pelaku perjalanan dari Jakarta, Kasus 422 riwayat kontak dengan saudara dari Bogor, Kasus 423 riwayat kontak dengan saudara dari Jakarta.

BACA JUGA: Seorang Warga Meninggal Mendadak di Warung Soto Mantrijeron, Dievakuasi dengan Prosedur Covid-19

Kemudian Kasus 424 pelaku perjalanan dari Riau, Kasus 425 sudah meninggal dengan komorbid ginjal dan liver, Kasus 426 masih dalam penelusuran, Kasus 427 riwayat kontak dengan tamu dari Semarang dan Solo, kasus 428 hasil tracing Kasus 337, Kasus 429 pelaku perjalanan dari Kalimantan Selatam.

“Kemudian Kasus 430 hasil skrining Dinas Kesehatan Bantul, Kasus 431 dan 432 satu keluarga yang merupakan pelaku perjalanan dari Semarang, Kasus 433 dan 434 riwayat kontak dengan saudara dari Surabaya dan Kasus 435 hasil tracing dari Kasus 411,” ujarnya.

Dengan penambahan ini maka total kasus positif di DIY menjadi 432 kasus, dengan 324 kasus telah sembuh dan 12 kasus meninggal.