Kasus Daycare Jogja, Sultan HB X: Harapannya Ini Pertama dan Terakhir
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA--Pemda DIY memberikan alasan kenapa kasus positif Covid-19 pada Minggu (19/7/2020) dilaporkan melonjak dan pecah rekor.
Pada Minggu Pemda DIY melaporkan 16 kasus positif Covid-19 di DIY. Jumlah itu merupakan yang tertinggi yang dilaporkan selama ini.
Juru Bicara Pemerintah Daerah DIY untuk Penanganan Covid-19, Berty Murtiningsih mengungkapkan meningkatnya penemuan kasus positif ini salah satu faktornya adalah meningkatnya jumlah pemeriksaan, disamping penelusuran kasus dan serta penelusuran pelaku perjalanan yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan dan Puskesmas di Kabupaten dan Kota.
Saat ini, puskesmas sudah bisa mengambil spesimen sendiri dan langsung mengirimkannya ke laboratorium untuk diperiksa. “Seluruh puskesmas di DIY telah dilatih. Masing-masing puskesmas minimal satu tenaga Kesehatan,” ujarnya.
Di seluruh DIY terdapat 121 puskesmas. Setiap puskesmas ada satu atau lebih tenaga Kesehatan yang sesuai kompetensinya, sudah bisa mengambil spesimen. “Sejak awal alurnya pasien dengan gejala Covid-19 ke puskesmas untuk skrining, hanya saja saat ini pengambilan swab juga bisa di puskesmas,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Pieter Huistra percaya diri lini depan PSS Sleman lebih bagus dari Madura United dengan mengandalkan Gustavo Tocantins dan Matheus Fornazari.
Infinix XPAD 30 Pro resmi hadir di Indonesia dengan harga mulai Rp3,399 juta, layar 2.5K, Helio G200 Ultimate, dan baterai 8.200 mAh.
Komisi B DPRD Bantul mencatat realisasi program OPD mitra sekitar 70% dan memastikan seluruh kegiatan tuntas hingga akhir tahun.
Dewan Pendidikan Nasional mengingatkan orang tua tak perlu memaksa anak ikut bimbel karena TKA bukan penentu kelulusan.
Lipstik Lipsing kembali setelah 16 tahun hiatus. Penampilan di Candi Prambanan menghidupkan nostalgia penggemar lewat lagu-lagu legendaris mereka.