Target RPJMD DIY Dikejar di Tahun Terakhir, Kemiskinan Jadi Tantangan
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA--Pemda DIY memberikan alasan kenapa kasus positif Covid-19 pada Minggu (19/7/2020) dilaporkan melonjak dan pecah rekor.
Pada Minggu Pemda DIY melaporkan 16 kasus positif Covid-19 di DIY. Jumlah itu merupakan yang tertinggi yang dilaporkan selama ini.
Juru Bicara Pemerintah Daerah DIY untuk Penanganan Covid-19, Berty Murtiningsih mengungkapkan meningkatnya penemuan kasus positif ini salah satu faktornya adalah meningkatnya jumlah pemeriksaan, disamping penelusuran kasus dan serta penelusuran pelaku perjalanan yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan dan Puskesmas di Kabupaten dan Kota.
Saat ini, puskesmas sudah bisa mengambil spesimen sendiri dan langsung mengirimkannya ke laboratorium untuk diperiksa. “Seluruh puskesmas di DIY telah dilatih. Masing-masing puskesmas minimal satu tenaga Kesehatan,” ujarnya.
Di seluruh DIY terdapat 121 puskesmas. Setiap puskesmas ada satu atau lebih tenaga Kesehatan yang sesuai kompetensinya, sudah bisa mengambil spesimen. “Sejak awal alurnya pasien dengan gejala Covid-19 ke puskesmas untuk skrining, hanya saja saat ini pengambilan swab juga bisa di puskesmas,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Prabowo menyebut Program MBG dapat memutar uang hingga Rp10,8 miliar per desa setiap tahun untuk menggerakkan ekonomi rakyat.
Disdik Sleman hanya mengakui enam lomba nasional untuk Jalur Prestasi Khusus SPMB 2026 jenjang SMP.
Prabowo menegaskan fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat meski kurs dolar dan ekonomi global bergejolak.
Sembilan provinsi memperbolehkan bayar pajak kendaraan 2026 tanpa KTP pemilik lama untuk STNK tahunan kendaraan bekas.
Dishub Bantul menertibkan PKU dengan tagihan listrik membengkak hingga Rp1 juta per bulan di ratusan titik penerangan kampung.