FBE UAJY Gelar Webinar Kelas Internasional

Sejumlah peserta dalam kegiatan webinar The 1St Webinar Series: Studying During Covid-19 Pandemic: An Overview on Cross Cultural Point of View, Sabtu (18/7/2020). - Istimewa/Dokumen FEB UAJY
19 Juli 2020 22:12 WIB Yudhi Kusdiyanto Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN--Pandemi Covid-19 yang terjadi pada saat ini tentu saja membawa tantangan kepada semua pihak, termasuk juga institusi pendidikan dan terlebih bagi mahasiswa kelas internasional yang sedang menjalankan program dual degree ataupun program pertukaran pelajar (student exchange) di universitas luar negeri.

Fakultas Bisnis dan Ekonomika Universitas Atma Jaya Yogyakarta (FBE UAJY) merupakan salah satu institusi pendidikan yang memiliki kelas internasional tersebut dan pada semester awal tahun juga memiliki beberapa mahasiswa yang menjalankan program pertukaran pelajar maupun dual degree.

Atas latar belakang tersebut, pada hari Sabtu tanggal 18 Juli 2020, FBE UAJY melalui Kelas Internasional menyelenggarakan kegiatan THE 1ST WEBINAR SERIES: STUDYING DURING COVID-19 PANDEMIC : AN OVERVIEW ON CROSS CULTURAL POINT OF VIEW sebagai sarana untuk memberikan pandangan kepada dosen dan mahasiswa tentang bagaimana menghadapi perkuliahan di masa pandemi ini, terutama dalam kondisi sedang menempuh program pendidikan di luar negeri. 

Acara webinar yang diselenggarakan secara daring melalui media Zoom dan live melalui YouTube ini dibuka dengan sambutan oleh Budi Suprapto, MBA, Ph.D selaku Dekan Fakultas Bisnis dan Ekonomika Universitas Atma Jaya Yogyakarta. Webinar yang dilaksanakan secara bilingual ini juga dihadiri oleh sekitar 127 peserta baik oleh pihak internal yaitu dosen, mahasiswa Fakultas Bisnis dan Ekonomika Universitas Atma Jaya Yogyakarta dan juga pihak eksternal.

Tujuan diselenggarakannya webinar ini adalah memberikan gambaran kepada semua pihak terhadap kondisi yang mungkin dihadapi oleh mahasiswa ketika mereka studi di luar negeri serta pentingnya adaptasi terhadap proses pembelajaran terutama persiapan budaya dan adanya perubahan pada masa pandemi ini.

Webinar ini dimoderatori oleh Maria Setyaningsih Nernere, S.Pd., M.Hum (Dosen Program Studi Manajemen), serta menghadirkan 2 (dua) pembicara utama yaitu: Nadia Nila Sari, SE, MBA selaku Koordinator Kelas Internasional FBE UAJY yang memberikan paparan tentang Program Kelas  Internasional yang diselenggarakan di FBE UAY dan pembicara kedua Mrs. E.S.J Gerretsen, MA, LLM selaku research lecturer dari Rotterdam Business School (RBS), Belanda yang memberikan paparan mengenai beberapa perspektif dari intercultural theory sebagai pandangan untuk menghadapi situasi pembelajaran selama kondisi pandemi ini.

Pembicara kedua yang akrab disapa Mrs. Cheryl ini memaparkan bahwa ada beberapa hal yang terkait dengan ketidakpastian (uncertainties) ketika seseorang menjalani pengalaman belajar di luar negeri. Mrs. Cheryl juga memaparkan bahwa ada beberapa fase yang akan dihadapi seseorang terkait penyesuaian budaya (cultural adjustment) saat seseorang berada di luar negeri menggunakan teori W-Curve dari Gullahorn dan Gullahorn (1963).

Keempat fase tersebut adalah: Honeymoon, Culture Shock, Initial Adjustment, serta Acceptance and Integration. Fase Culture Shock, misalnya, tentu saja merupakan fase yang sulit untuk dihadapi, sehingga diperlukan tindakan preventif dan  cara untuk menghadapi fase tersebut. Mrs. Cheryl mengungkapkan bahwa untuk seseorang yang berada dalam fase ini harus memiliki tindakan preventif, seperti: mempelajari kebudayaan setempat, membawa suasana rumah ke negara yang sedang ditinggali saat ini, serta pentingnya memiliki sikap open-minded dan melihat situasi sebagai pengalaman untuk pembelajaran.

Webinar ini juga menghadirkan sharing session dari beberapa mahasiswa FBE UAJY dan RBS yang mengikuti program dual degree dan pertukaran pelajar (student exchange). Aristya Wulandari Gurusinga (mahasiswa FBE UAJY, program dual degree dengan Northampton University, UK) menceritakan pengalamannya saat menjalani program dual degree di Inggris dan beberapa kendala yang dihadapi, termasuk saat pembelajaran menggunakan pembelajaran secara daring.

Sementara itu, dua mahasiswa program kelas internasional yang lain, Vincentia Vania Kunti Callista (mahasiswa FBE UAJY, program dual degree dengan Nanjing XiaoZhuang University, China) dan Geovan Dwinatal Sutrisno (mahasiswa FBE UAJY, program student exchange dengan Chang Jung Christian University, Taiwan) juga memaparkan pengalaman pembelajarannya serta tantangan keseharian yang dihadapi karena kedua negara tersebut merupakan non-english speaking country.

Sebastiaan Bergmann (Mahasiswa RBS, program student exchange di FBE UAJY) juga hadir dalam webinar ini untuk membagikan pengalaman pembelajarannya di FBE UAJY saat terjadi pandemic Covid-19.

Webinar pertama dari seri webinar ini diharapkan membawa pandangan yang luas dan perspektif baru untuk peserta mengenai pengalaman untuk belajar di institusi pendidikan di luar negeri.