56.000 Peserta BPJS Diaktifkan Lagi, Pemkab Gunungkidul Tambah Anggaran
Gunungkidul menambah anggaran BPJS Kesehatan Rp5,5 miliar menjadi Rp47,5 miliar setelah reaktivasi peserta PBI.
Ketua DPD PKS Gunungkidul Ari Siswanto saat menyerahkan rekomendasi kepada bakal calon wakil bupati Mahmud Ardi Widanto, akhir pekan lalu./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Bakal pasangan calon bupati dan wakil bupati Gunungkidul, Sutrisna Wibawa-Mahmud Ardi Widanto, mengklaim sudah mengantongi dukungan dari empat partai politik. Meski demikian, duet ini masih membuka peluang koalisi dengan partai lain.
Bakal calon wakil bupati Mahmud Ardi Widanton mengatakan sudah mengantongi dukungan dari PAN, Demokrat, PKS dan Gerinda. Hingga saat ini sudah ada tiga rekomendasi dan tinggal menunggu rekomendasi resmi dari Gerindra. “Kami tinggal tunggu dan rekomendasi sudah ada [dari Gerindra], tetapi pengumuman akan dilakukan pada momen yang tepat,” kata Ardi, sapaan akrabnya, kemarin.
Menurut dia, empat partai itu memiliki 17 kursi di DPRD Gunungkidul. Jumlah itu melebihi ambang batas untuk bisa maju dalam pilkada karena syarat minimalnya hanya sembilan kursi perwakilan di DPRD.
Meski demikian, dia masih membuka peluang koalisi dengan partai lain karena hingga sekarang masih ada tiga partai yang belum menentukan sikap secara resmi. “Golkar, PKB dan Nasdem belum muncul rekomendasi. Jadi, kami masih terbuka dan kalau mau bergabung akan diterima,” katanya.
Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Ketua DPD PKS Gunungkidul, Ari Siswanto. “Untuk empat partai [PKS, PAN, Demokrat dan Gerindra] sudah pasti dan kemungkinan berubah hampir tidak mungkin. Apalagi kami tinggal menunggu rekomendasi resmi dari Gerindra sehingga duet Pak Rektor [Sutrisna-Ardi] tetap bisa maju,” katanya.
Menurut Ari, PKS sudah berkomitmen penuh pemenangan duet Sutrisna-Ardi. Selain telah melakukan koordinasi internal, partau juga sudah membentuk sukarelawan yang jumlahnya mencapai 3.500 orang. Jumlah ini masih bisa bertambah karena konsolidasi pemenangan terus dilaksanakan. “Kalau di PKS dalam pemilu dapat 38.000 suara. Dukungan ini akan kami pertahankan sebagai modal awal untuk pemenangan,” katanya.
Ari mengatakan tim PKS juga sudah melakukan gerakan turun ke bawah lebih di 100 lokasi di Gunungkidul guna memperkenalkan ke masyarakat pasangan Sutrisna-Ardi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gunungkidul menambah anggaran BPJS Kesehatan Rp5,5 miliar menjadi Rp47,5 miliar setelah reaktivasi peserta PBI.
Polisi membekuk Gembel, spesialis pencuri pompa sumur bor yang terungkap beraksi di 19 TKP di Gunungkidul dan Bantul.
Bupati Magelang Grengseng Pamuji meminta ASN meninggalkan kebiasaan lama dan memperkuat target pembangunan, termasuk kemiskinan dan pengangguran.
Dinkes Kota Jogja mencatat 41 kasus baru HIV hingga triwulan II 2026, turun dibandingkan 118 kasus pada 2024 dan 98 kasus pada 2025.
Pemkab Sleman dan Klaten menyepakati pembagian PBJT Candi Prambanan untuk mengoptimalkan PAD dan pengembangan kawasan wisata.
Lomba menyanyi Manunggal Fair Kulonprogo batal mendadak. Peserta kecewa karena sudah datang dan menyiapkan penampilan.