Kasus Naik Signifikan, Total Positif Covid-19 di DIY Melonjak Jadi 465

Ilustrasi. - Freepik
21 Juli 2020 18:17 WIB Lugas Subarkah Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Lonjakan kasus positif Covid-19 di DIY menambah jumlah kasus Corona di wilayah ini secara signifikan.

Kasus Corona kembali melonjak, Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY mengumumkan sebanyak 28 penambahan kasus pada Selasa (21/7/2020). Penambahan kasus dalam sehari ini menjadi yang terbanyak sejak pertama kali kasus positif ditemukan di DIY.

Juru Bicara Pemerintah Daerah DIY untuk Penanganan Covid-19 DIY, Berty Murtiningsih, menuturkan penambahan meliputi Kasus 442, perempuan 40 tahun warga Sleman; Kasus 443, laki-laki 12 tahun warga Bantul; Kasus 444, laki-laki 47 tahun warga Bantul; Kasus 445, laki-laki 71 tahun warga Bantul; Kasus 446, laki-laki 1 tahun warga Bantul; Kasus 447, laki-laki 52 tahun warga Bantul.

BACA JUGA: Pengendara Motor Terjatuh ke Dalam Lubang Galian Pipa PDAM Saat Melintas di Jembatan Sayidan

Kemudian Kasus 448, perempuan 52 tahun warga Bantul; Kasus 449, perempuan 9 tahun warga Bantul; Kasus 450, perempuan 19 tahun warga Bantul; Kasus 451, laki-laki 57 tahun warga Bantul; Kasus 452, laki-laki 74 tahun warga Bantul; Kasus 453, laki-laki 28 tahun warga Bantul; Kasus 454, laki-laki 22 tahun warga Bantul; Kasus 455, perempuan 45 tahun warga Bantul.

Kasus 456, laki-laki 47 tahun warga Bantul; Kasus 457, laki-laki 26 tahun warga Bantul; Kasus 458, laki-laki 43 tahun warga Bantul; Kasus 459, perempuan 23 tahun warga Bantul; Kasus 460, perempuan 23 tahun warga Bantul; Kasus 461, perempuan 34 tahun warga Bantul; Kasus 462, laki-laki 35 tahun warga Bantul.

Kemudian Kasus 463, laki-laki 44 tahun warga Bantul; Kasus 464, laki-laki 32 tahun warga Bantul; Kasus 465, perempuan 48 tahun warga Sleman; Kasus 466, perempuan 23 tahun warga Sleman; Kasus 467, laki-laki 51 tahun warga Sleman; Kasus 468, laki-laki 33 tahun warga Sleman; Kasus 469, laki-laki 3 tahun warga Bantul.

Dengan penambahan ini maka total kasus positif Corona di DIY melonjak signifikan menjadi sebanyak 465 kasus secara akumulatif, dengan 330 kasus sembuh dan 13 orang meninggal dunia.