Optimisme Grup Ambarukmo Ciptakan Suasana Aman

Talk Show Online dengan tema "Optimisme Pekerja Hotel dan Mal di Tengah Pandemi" /Harian Jogja
21 Juli 2020 19:17 WIB Media Digital Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA- Pandemi Covid-19 yang membuat hampir segala lini perekonomian macet, nyatanya mampu ditanggapi dengan cerdik oleh Grup Ambarukmo. Mereka miliki optimisme tersendiri, mampu hadapi pandemi dengan berbagai strategi.

Optimisme dan keyakinan tinggi dituturkan oleh Marketing Communications Porta by The Ambarukmo, Aprilia Laili. Dalam Talk Show Online dengan tema "Optimisme Pekerja Hotel dan Mal di Tengah Pandemi" Laili menyampaikan bagaimana pandemi membuat manajemen Porta secara sigap dan kreatif menyusun berbagai protokol baru yang seksi di tengah situasi pandemi. "Pandemi membuat kita harus lebih kreatif, bagaimana membuat masyarakat tidak takut," terangnya pada Selasa (21/7) di Porta by The Ambarukmo.

Laili menambahkan dibutuhkannya ide-ide kreatif mendorong pekerja di bidang hotel merumuskan strategi agar masyarakat tetap aman dan tetap tenang saat melakukan kunjungan ke hotel. "Meski Covid-19 ada, masyarakat bisa tetap akan dan tenang misal untuk melakukan staycation di hotel," terangnya.

Salah satu kesigapan Porta pun dituangkan dalam berbagai pengembangan fasilitas sarana penunjang penerapan protokol Covid-19. Dari kedatangan tamu pun protokol telah disiapkan. Wastafel yang tersedia di depan pintu masuk dan pemeriksaan suhu pun menjadi standar operasional wajib yang diterapkan Porta. "Kami juga menyediakan higine set yang berisi sarung tangan, masker, dan hand sanitizer, sehingga misal ada yang ketinggalan atau apa kami sudah sediakan," paparnya.

Laili menerangkan, salah satu upaya lainnya yang tercetus dari rekan-rekan Porta ialah disinfeksi kamar secara rutin. Kamar akan didesinfektan setelah dipakai oleh tamu dan tidak akan dipakai selama satu hari berikutnya. Hal itu untuk menjaga kamar tetap steril dan meningkatkan keamanan bagi tamu hotel yang akan menginap.

"Kami juga bekerja sama dengan RS Panti Rapih dan RSUP Sardjito untuk pelayan kesehatan," terang Laili. Porta pun memiliki ruang isolasi khusus, sehingga apabila didapati tamu hotel dengan suhu di atas normal maupun yang memiliki gejala mengarah ke Covid-19 dapat segera mendapat perawatan darurat. Selanjutnya tamu pun bisa segera mendapat perawatan lebih lanjut ke rumah sakit rujukan.

Ruang isolasi ini juga diterapkan di grup Ambarukmo lainnya yakni Royal Ambarukmo Jogjakarta. Marketing & Communications Manager Royal Ambarukmo Jogjakarta, Khairul Anwar menyampaikan Royal Ambarukmo Jogjakarta juga menyediakan ruang isolasi bagi tamu yang apabila saat menginap selanjutnya muncul gejala mengarah Covid-19.

Menurut Anwar sendiri pandemi Covid-19 menjadi tantangan bagi pelaku usaha perhotelan dan mal untuk menyuasati keadaan baru. Salah satu aspek yang harus disesuaikan yakni keramah tamahan dengan tamu. Dalam kondisi normal, manners pegawai hotel dan mal mulai dari senyum, eye contact, hingga bagaiamana berjabat tangan dengan baik telah diatur agar membuat pengunjung merasa nyaman.

Namun situasi pandemi membuat pelaku usaha perhotelan dan mal beradaptasi kembali dengan tatanan baru. "Di masa pandemi beberapa interaksi sangat diminimalisir bahkan sampai dihilangkan guna ciptakan rasa aman, ini menjadi tantangan bagi kami bagaimana membentuk perilaku pegawai yang baru tapi dengan pesan yang sama dengan sebelummya tetap tersampaikan," terangnya.

Adaptasi Royal Ambarukmo Jogjakarta juga dilakukan melalui video inspiratif dan edukatif yang menonjolkan kebudayaan Jogja. Tidak hanya destinasi wisata, namun kuliner pun menjadi salah satu hal yang tidak ketinggalan saat di Jogja. Berbagai video menarik tadi bisa disaksikan di akun instagram @royalanbarrukmo dengan tajuk LaKuningAmbarukmo.

Tantangan juga dihadapi oleh pengelola mal Plaza Ambarukmo. Public Relations Plaza Ambarukmo, Ayu menyampaikan pihak manajemen sampai membentuk Satgas Covid-19 yang bekerjasama dengan kepolisian setempat. Tujuannya agar protokol kesehatan tetap ditegakkan baik oleh pekerja mal maupun pengunjung mal.

Tidak hanya itu bahkan Plaza Ambarukmo memiliki pemeriksaan suhu melalui screen digital pertama yang ada di Jogja yang terletak di pintu timur. Selain itu pelayanan parkir di Plaza Ambarukmo pun menerapkan sistem touchless, di mana saat melintasi di pintu masuk parkir pengunjung cukup melambaikan tangan ke sensor maka karcis akan keluar tanpa mereka tombol apa pun. "Fasilitas yang dimiliki Plaza Ambarukmo berada di tahapan Next Level yang mungkin belum diterapkan mal atau hotel lain," tuturnya.

Baik Laili, Anwar, maupun Ayu menunjukkan bahwa dengan dengan tekad dan optimisme yang tinggi pelaku usaha perhotelan maupun mal dapat melewati masa pandemi ini. Tentunya kreativitas dan ide-ide yang brilian. Laili berpesan pagi kepada pengunjung yang hendak mengunjungi mal maupun hotel tetap patuhi protokol kesehatan yang berlaku. Langkah tersebut menurutnya yang bisa membuat roda perekonomian tetap baik namun penyebaran dapat dicegah. Senada dengan Laili, Ayu juga optimis dengan kesiapan sarana dan prasarana serta memastikan protokol kesehatan dilaksanakan secara disiplin, penyebaran dapat dihindarkan. Pihaknya bahkan terbuka bagi dinas atau pemangku kebijakan lain untuk berdiskusi maupun memberi masukan untuk menciptakan kondisi yang aman bagi karyawan dan Customer. Terakhir Anwar berpesan kepada masyarakat khususnya pengunjung Grup Ambarukmo untuk selalu menjaga kesehatan baik fisik maupun mental. "Harus sehat dan tetap optimis," tutupnya.