Muncul Klaster Baru Corona di Kulonprogo, Ini Nama & Riwayat Penularannya

Ilustrasi - Freepik
26 Juli 2020 14:17 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO—Kasus Covid-19 di Kabupaten Kulonprogo cenderung lebih sedikit dibandingkan dengan kabupaten lain di DIY. Namun, penyebaran virus Corona di kabupaten ini sudah masuk transmisi lokal dan sudah muncul klaster baru.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulonprogo, Baning Rahayujati, mengatakan klaster baru itu ada di Kapanewon Lendah. Gugus tugas menyebut klaster ini sebagai Klaster Lendah. “Klaster ini sifatnya terlokalisasi, karena ada penularan setempat kepada beberapa orang dan dari satu sumber penularan,” kata Baning, kepada awak media, Minggu (26/7/2020)

BACA JUGA: DIY Terasa Lebih Dingin Daripada Musim Hujan, Ini Penyebabnya..

Klaster Lendah berawal dari seorang warga Lendah, berusia 59 tahun, yang dilaporkan terinfeksi Covid-19 pada 11 Juli 2020. Sebelumnya, pasien laki-laki ini sempat menjalani perawatan di RS PKU Muhammadiyah, Bantul sejak Selasa 7 Juli 2020 karena demam, batuk dan sesak napas. Dia lantas menjalani test swab dan hasilnya positif. Oleh Gugus Tugas Kulonprogo, pasien ini diberi penomoran Kasus Positif ke 19 atau KP-19.

BACA JUGA: Warganet Ini Ingatkan Tata Cara Bertanya Alamat pada Warga Lokal di Jogja, Anda Sepakat?

Belakangan, pasien ini dinyatakan sembuh pada Sabtu (25/7/2020). Namun berdasarkan tracing terhadap siapa saja yang pernah melakukan kontak erat dengan KP-19, ditemukan belasan orang, dengan empat di antara mereka terinfeksi Covid-19. Empat orang itu, diketahui masih memiliki hubungan kekerabatan dengan KP-19. Adapun keempat orang itu masing-masing, KP-22, perempuan, 32; KP-23, laki-laki, 1; KP-24, laki-laki, 26 dan KP-26, perempuan, 53.

Gugus Tugas Kulonrprogo mengimbau masyarakat tetap waspada karena Kulonprogo belum benar-benar terbebas dari penyebaran Covid-19. Setiap pekan, ada penambahan kasus walaupun jumlahnya sedikit.

Saat ini akumulasi kasus Covid-19 di Kulonprogo, sebanyak 27 kasus, dengan 20 pasien telah sembuh. Sisanya, yakni KP-13 (Temon); KP-22 (Lendah); KP-23 (lendah); KP-24(lendah); KP-25 (lendah); KP-26 (Lendah) dan KP-27 (Wates) masih dalam perawatan.