Advertisement
70% Siswa di Gunungkidul Kesulitan Belajar Daring
Relawan Mengajar Maharani Purbayan, Jogja mendampingi anak belajar, beberapa waktu lalu. - Dok relawan
Advertisement
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL--Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Gunungkidul Bahron Rasyid mengatakan, pelaksanaan belajar di rumah (BDR) tidak sepenuhnya berjalan baik.
Pasalnya, pelaksanaan kegiatan belajar untuk mencegah penyebaran corona ini masih ditemukan sejumlah masalah mulai dari susah sinyal hingga ketiadaan perangkat untuk mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru.
Advertisement
“Hampir 70% murid mengalami kendala. Adapun permasalahan yang dihadapi berbeda mulai susah sinyal, tidak memiliki gawai atau komputer dan sejumlah permasalah lainnya sehingga untuk mengakses internet jadi sulit,” kata Bahron kepada wartawan, Selasa (28/7/2020).
BACA JUGA: 5 Langkah Bikin Konten Media Sosial Biar Unik dan Viral
Menurut dia, sejumlah permasalahan inilah yang membuat proses BDR belum lancar. Meski demikian, ada upaya dari sekolah untuk memastikan para siswa tetap bisa belajar di tengah-tengah keterbatasan yang dimiliki. Salah satunya dengan cara guru mendatangi ke rumah siswa.
Bahron mengakui, cara ini lumayan efektif agar siswa tetap bisa belajar. “Dengan mendatangi ke rumah, para guru bisa memberikan tugas kepada para siswa,” katanya.
Meski demikian, sambung Bahron, pelaksanaan pembelajaran dengan model mendatangi siswa tetap dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan corona. Hal ini dikarenkan pelaksanaan BDR bertujuan untuk mencegah penyebaran virus di kalangan anak-anak.
“Untuk itu, kami minta protokol kesehatan tetap dijalankan guna mengurangi potensi penyebaran corona,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Austria Jajaki Kerja Sama Bangun IKN sebagai Kota Hutan Modern
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- 400 ASN Gunungkidul Pensiun 2026, Dua Kepala Dinas Ikut Purna Tugas
- Disnaker Kulonprogo Buka Posko Aduan THR hingga H+10 Lebaran
- Longsor Jalur Clongop Gunungkidul, Tiga Alat Berat Diterjunkan
- Tol Jogja-Solo Fungsional, Jogja-Klaten Cuma 20 Menit Saat Lebaran
- Dies Natalis 80 FK-KMK UGM Tegaskan Inovasi Kesehatan Bangsa
Advertisement
Advertisement








