Mengkhawatirkan! Dalam Sehari di Sleman Ditemukan 40 Kasus Positif Covid-19

Ilustrasi - Freepik
01 Agustus 2020 18:37 WIB Lugas Subarkah Sleman Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Kasus Covid-19 di Sleman kian mengkhawatirkan karena selalu mendominasi penemuan kasus Covid-19 di DIY per hari. Dari 67 kasus positif yang diumumkan pada Sabtu (1/8/2020), 40 berasal dari Sleman. Jumat kemarin, Sleman juga dominan. Dari 64 kasus, 28 berada di Sleman.

Juru Bicara Pemerintah Daerah DIY untuk Penanganan Covid-19 DIY, Berty Murtiningsih, mengatakan penambahan Covid-19 Sabtu ini meliputi Kota Jogja 3 kasus, Bantul 19 kasus, Kulonprogo 2 kasus, Sleman 40 kasus dan dalam penelusuran 3 kasus. Hanya Gunungkidul yang tidak mencatatkan penambahan kasus positif.

Berdasarkan riwayatnya, penambahan kasus ini terdiri dari screening karyawan kesehatan 17 kasus, tracing kontak kasus positif 12 kasus, perjalanan luar daerah 1 kasus, tracing karyawan koperasi di Sleman 17 kasus, dan belum ada keterangan 20 kasus. “Laporan ini berdasarkan pemeriksaan pada 734 sampel dari 639 orang,” ujarnya.

BACA JUGA: Bukit di Sleman Dikepras hingga Gundul untuk Perumahan, Pengembang: Kita Enggak Seperti Negara Komunis

Dengan penambahan ini, total kasus positif Covid-19 di DIY menjadi sebanyak 741 kasus, dengan 410 pasien telah sembuh dan 21 pasien meninggal dunia.

Kepala Dinas Kesehatan Sleman Joko Hastaryo kemarin mengatakan masyarakat harus terbiasa dengan banyaknya kasus positif Corona seiring dengan masifnya penelusuran riwayat kontak dan besarnya skala tes swab. Meski demikian, dia tetap khawatir karena penambahan kasus di Sleman sudah mencapai puluhan dalam satu hari. 

Pemkab Sleman kini mengeluarkan kebijakan baru menyusul banyaknya kasus Covid-19, yakni tidak mengopname pasien asimtomis atau pasien yang tidak menunjukkan gejala.