Hotel di Jogja Sudah Bergeliat! Okupansi Capai 70%

Ilustrasi. - Freepik
05 Agustus 2020 18:37 WIB Lugas Subarkah Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA-Industri perhotelan di DIY mulai menunjukkan tren positif. Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY mencatat setidaknya 120 hotel dan restoran telah buka dengan tingkat okupansi saat ini bisa mencapai 70%.

Ketua PHRI DIY, Deddy Pranowo, menjelaskan tingkat okupansi 70% terjadi pada hotel bintang 4, 5, dan sedikit bintang 3. “Bintang 4 dan 5 sudah merata, tapi untuk bintang 3 ke bawah masih sebatas di pusat [kota]. Geliat ini belum dirasakan hotel bintang 2 ke bawah,” ujarnya, Rabu (5/8/2020).

Hotel dan restoran yang telah buka tersebut telah dipastikan menerapkan protokol Kesehatan. Untuk pemantauan, PHRI telah menyebar assessment berupa checklist tentang protokol Kesehatan. Dari 120 hotel dan restoran yang sudah buka, 95 diantaranya telah mengembalikan assessment ini.

BACA JUGA: Hari Ini Kasus Covid-19 di DIY Tembus 800! Ini Datanya

Hotel dan restoran yang telah mengembalikan assessment berarti telah melengkapi SOP protokol Kesehatan, yang kemudian tim satuan tugas (satgas) dari PHRI akan meninjau lapangan apakah sudah sesuai dengan hasil assessment.

Sementara hotel dan restoran yang belum mengembalikan assessment kata dia, sebenarnya sudah menerapkan SOP hanya saja belum lengkap. “Contohnya mereka sudah menyediakan wastafel, tapi belum ada sabunnya,” ungkapnya.

Untuk hotel yang memang belum mampu menyediakan fasilitas untuk SOP protokol Kesehatan, satgas memintanya tutup Kembali. Ia menuturkan ada dua hotel yang telah diminta tutup Kembali, salah satunya karena mereka belum memiliki termogun.

Hotel yang telah buka tidak boleh menyewakan semua kamarnya, karena kamar yang telah dipakai, selama minimal sehari harus dibiarkan kosong untuk dilakukan disinfeksi. “Saat Idul Adha bahkan sampai 100 persen di hotel bintang 4 dan 5. Artinya 100 persen dari jumlah kamar yang disewakan, bukan kapasitas total,” katanya.