Lulus dengan IPK 3,96, Dhea Ingin Kerja dan Kuliah S2 di Jepang
UPNVY mewisuda 1.436 lulusan. Rektor Mohamad Irhas Effendi menekankan kompetensi, adaptabilitas, karakter, dan kolaborasi di era AI.
Ilustrasi petugas melakukan tes swab./ANTARA FOTO-Asprilla Dwi Adha
Harianjogja.com, JOGJA - Pasca positifnya dua tenaga teknis di lingkungan dua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Jogja, langkah tracing atau penelusuran segara dilakukan. Hasilnya 40 orang kontak erat dengan teknisi harus jalani Swab.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kota Jogja, Tri Mardoyo menyebutkan bahwa 40 orang tersebut merupakan hasil penelusuran dua teknisi yang sebelumnya dinyatakan positif. Dari jumlah tersebut, diantaranya merupakan rekan kerja, keluarga, dan pihak lain yang sempat melakukan kontak erat dengan pasien.
Baca juga: Kasus Melonjak, 12 Kecamatan di Sleman Kini Berstatus Zona Oranye Covid-19
"Kami sudah lakukan [tes] swab di keluarganya, dua-duanya kami lakukan, di kantor kami lakukan, keluarga kami lakukan, yang kontak erat dengan mereka juga kita lakukan," tegasnya pada Rabu (5/8/2020).
Tidak hanya itu Tri secara tegas menyebutkan bahwa segala aktivitas pasien juga telah ditelusuri. "Kami sudah melakukan blocking, artinya kalau orang yang kami swab positif artinya dia kemana saja [sebelumnya]," ujarnya.
Saat ini orang-orang yang masuk dalam tracing telah diperiksa melalui swab atau uji usap dan sudah menjalani isolasi mandiri.
Baca juga: Syukurlah...Sudah 194 Pasien Covid-19 di Bantul Berhasil Sembuh
Namun diutarakan oleh Tri bahwa pihaknya masih kesulitan untuk menelusuri induk penularan. "Ini sudah muter, sudah benang ruwet, mau ngambil ujungnya sudah susah," ujarnya.
Menurut Tri saat ini yang lebih penting bukan mencari induk penularan, melainkan melakukan blocking agar tidak sampai menyebabkan penularan lebih lanjut. "Dan ini kita sudah melakukan hal tersebut [blocking] untuk lebih optimal lagi," imbuhnya.
Disebutkan oleh Tri, dari 40 orang hasil tracing, lima diantaranya telah keluar hasilnya dan dinyatakan negatif. Sementara sisanya masih menunggu hasil uji usap. "Ada yang sudah keluar, baik di kantor maupun keluarga," terangnya.
Tri menambahkan kelima orang hasil Tracing yang dinyatakan negatif tadi diperbolehkan melakukan aktivitas kembali dengan tetap memenuhi protokol Covid-19.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
UPNVY mewisuda 1.436 lulusan. Rektor Mohamad Irhas Effendi menekankan kompetensi, adaptabilitas, karakter, dan kolaborasi di era AI.
Pengamat UGM Fahmy Radhi menilai Bahlil rangkap Menko Hilirisasi dan Menteri ESDM berpotensi menimbulkan pemborosan anggaran.
Program Gentengisasi Prabowo dimulai dengan penyaluran 500.000 genteng UMKM Plered untuk meningkatkan kualitas hunian MBR.
Dmitry Medvedev menyebut serangan AS ke Iran menaikkan harga minyak dan membebani pembayar pajak AS.
Prabowo menunjuk Fadil Imran sebagai Wakil Kepala III BOPPJ untuk memperkuat penataan pesisir dan mitigasi risiko bencana Pantura Jawa.
Anggrek mikro di Batang Toru disebut menjadi penanda kondisi ekologis hutan yang tertekan kerusakan habitat dan perubahan iklim.