Tertib Arsip Persempit Celah Penyimpangan Anggaran
Pengelolaan arsip yang tertib dan autentik dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk mempersempit celah penyimpangan anggaran di lingkungan pemerintahan
Dali, 72, salah satu lansia penghuni BPSTW Kasongan, Bantul, saat mengikuti lomba bernyanyi dalam rangka menyemarakkan HUT Kemerdekaan RI di aula balai setempat, Senin (10/8/2020)./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL—Puluhan orang lanjut usia (lansia) di Balai Pelayanan Sosial Tresna Wreda (BPSTW) Kasongan, Kasihan, Bantul, mengikuti lomba bernyanyi lagu nasional dan lagu pilihan di aula balai setempat, Senin (10/8/2020).
Lomba ini merupakan salah satu rangkaian peringatan HUT ke-75 Kemerdekaan Indonesia. Selain lomba bernyanyi lagu nasional dan lagu pilihan, terdapat lomba lainnya seperti senam awara, cerdas cermat, kata berkait dan tebak kata. Perlombaan dibagi dalam dua sesi, yakni Senin dan Jumat.
Kepala Seksi Perlindungan dan Jaminan Sosial BPSTW DIY, Sri Harjanta, mengatakan ada 28 peserta lomba bernyanyi yang terdiri dari 14 perempuan dan 14 laki-laki., sedangkan sisanya mengikuti jenis perlombaaan lain.
Harjanta mengatakan lomba digelar dengan tujuan menumbuhkan semangat bagi para lansia untuk terus berkarya dalam rangka berpartisipasi dalam pembangunan sesuau kemampuan yang dimiliki. Lomba juga bertujuan memberikan kesempatan kepada para lansia untuk berinteraksi dan lebih percaya diri, sekaligus membangun rasa saling memiliki. "Lomba ini juga memberikan kesempatan bagi lansia untuk kembali mengingat masa perjuangan yang pernah mereka alami," kata Harjanta.
Menurut dia, lomba dalam rangka HUT Kemerdekaan RI rutin digelar tiap tahun. Untuk tahun ini terdapat perbedaan karena digelar di tengah pandemi Corona. Penerapan protokol kesehatan terlihat dari adanya jarak antarpeserta, pemeriksaan suhu sebelum masuk aula lomba, dan kewajiban cuci tangan di tempat yang disediakan. Peserta lomba juga dibatasi agar tidak terjadi kerumunan.
Khusus untuk lomba menyanyi, peserta merupakan individu dan minimal harus berusia 60 tahun. Untuk perlimbaan lain diikuti oleh peserta yang telah terbagi dalam kelompok dan masing-masing kelompok 25 orang.
Sunarto, 84, salah satu peserta mengaku sudah berlatih sebelum mengikuti lomba bernyanyi. Ia menyanyikan lagu Dari Sabang Sampai Merauke dan lagu pilihan Ana Randa. Meski terbiasa bernyanyi, dia mengaku gugup karena harus bernyanyi di hadapan banyak orang. "Semoga menang," ucapnya.
Ia mengaku senang dengan adanya kegiatan lomba, karena dapat berkumpul dengan teman sebayanya. Sunarto masuk di BPSTW pada Juli 2019. Dia pindahan dari panti jompo di Sulawesi Tenggara. Pria asli Bantul ini semula ikut program transmigrasi ke Sulawesi Tenggara pada 1976. Setelah anak dan istrinya meninggal dunia, dia masuk panti jompo karena tidak ada yang mengurus. "Saya sudah 24 tahun tinggal di panti jompo di Sulawesi, dan pada 2019 panti ditutup dan saya dipindahkan ke Bantul," ujar Sunarto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pengelolaan arsip yang tertib dan autentik dinilai menjadi salah satu langkah penting untuk mempersempit celah penyimpangan anggaran di lingkungan pemerintahan
Profil Rahmat Erwin Abdullah, lifter Indonesia yang meraih emas Asian Games 2026 sekaligus memecahkan dua rekor dunia dengan total 366 kg.
Rahmat Erwin Abdullah meraih emas Asian Games 2026 nomor 75 kg putra dengan total 366 kg. Ia juga mencatatkan rekor dunia lewat angkatan clean and jerk.
Elf rombongan wisatawan asal Bogor terguling di Tanjakan Bundelan, Gunungkidul. Satu penumpang tewas dan lima orang dirawat.
Oxford Economics merilis Global Cities Index 2026 yang memeringkat 1.000 kota. New York, London, dan Paris berada di tiga posisi teratas.
Harga cabai rawit di Sleman mencapai Rp70.000 per kilogram. Disperindag memastikan stok di pasar masih aman meski pasokan berkurang.