Gunungkidul Gaspol Swasembada Pangan, Alsintan Dibagikan ke Petani
Pemkab Gunungkidul salurkan alsintan dan benih jagung untuk dorong swasembada pangan dan tingkatkan produktivitas petani.
Ketua RAPI DIY Sulaiman Suseno (tengah) saat memberikan penjelasan berkaitan dengan penggunaan HT untuk belajar jarak jauh di MIN 8 Gunungkidul, Semanu. Rabu (12/8/2020). /Harian Jogja-David Kurniawan.
Harianjogja.com, SEMANU – Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) siap membantu menyukseskan program belajar jarak jauh selama pandemi corona. Hal ini disampaikan oleh Ketua RAPI DIY, Sulaiman Suseno saat menghadiri sosialisasi penggunaan HT untuk pembelajaran di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 8 Gunungkidul, Rabu (12/8/2020).
“Kami siap membantu dan RAPI juga siap meminjamkan frekuensinya untuk pelaksanaan pembelajaran jarak jauh sehingga tidak dianggap ilegal. Secara lisan, saya juga sudah berkomunikasi dengan Balai Monitoring Spektrum Freksuensi Radio DIY untuk kegiatan ini,” kata Seno kepada wartawan.
Menurut dia, pemanfaatan HT bisa dioptimalkan dalam pembelajaran jarak jauh karena bisa menjadi sarana komunikasi antara guru dengan murid. Seno pun mengakui tidak ada kata terlambat karena yang paling penting program bisa membantu para siswa dan guru dalam pembelajaran.
BACA JUGA : Pembelajaran Online: Orangtua Bingung Menjelaskan
“Tatap muka bisa diganti dengan tatap suara,” katanya.
Menurut dia, sosialisasi penggunaan HT dalam pembelajaran tidak dilakukan di MIN 8 Gunungkidul. Rencananya kegiatan sama juga akan dilakukan di wilayah DIY.
“Harapannya di sekolah ini [MIN 8 Gunungkidul] jadi percontohan dan akan diperluas ke sekolah lain,” katanya.
BACA JUGA : Sistem Belajar Online Munculkan Masalah Perilaku Buruk
Seno menambahkan, penggunaaan HT merupakan teknologi yang lama. meski demikian, ia menilai sarana ini bisa efektif dalam mendukung upaya pembelajara jarak jauh.
“Harganya murah karena hanya sekitar Rp200.000 per unit. Sedangkan penggunaan hanya membutuhkan tenaga listrik dan tidak perlu pulsa paketan internet seperti gawai sekarang ini,” katanya.
Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Ketua RAPI Gunungkidul, Sudiyono. Menurut dia, penggunaan HT bisa sangat bermanfaat dalam pembelajaran jarak jauh.
Ia menilai, keberadaan teknologi sekarang ini bisa mendukung dalam upaya pembelajaran jarak jauh. Hanya saja, sambung dia, tidak semua berjalan dengan lancar karena ada sejumlah permasalahan berkaitan dengan sumber daya manusia hingga kemampuan ekonomi.
“Teknologinya siap, tapi SDM-nya tidak merata baik tingkat pendidikannya maupun kemampuan ekonomi sehingga dapat menganggu pelaksanaan pembelajaran,” katanya.
BACA JUGA : Aplikasi Pembelajaran Daring untuk Siswa di Kota Jogja Akan
Meurut dia, sudah banyak keluhan berkaitan dengan pembelajaran jarak jauh karena anak kesulitan dengan pelajaran yang diberikan guru melalui daring.
“Yang belajar bukan anak, malah orang tuanya. Selain itu, juga harus mengeluarkan uang untuk pulsa internet guna mendukung pembelajaran jarak jauh. Tapi, dengan HT maka biaya yang dikeluarkan bisa ditekan,” katanya.
Kepala Sekolah MIN 8 Gunungkidul, Laili Fauziyah mengatakan, pihaknya tertarik dengan model pembelajaran jarak jauh menggunakan HT. Meski demikian, untuk penerapan masih harus dikoordinasikan dengan wali murid.
“Kita tidak bisa mengambil kebijakan sendiri karena butuh dikoordinasikan dengan orang tua,” katanya.
Menurut dia, pembelajaran jarak jauh saat ini masih banyak kendala mulai dari penyampaian materi tidak bisa tuntas, adanya masalah kuota internet hingga anak kurang bersemanga dengan model pembelajaran ini.
“Selama ini kita komunikasi dengan WA untuk memberikan tugas belajar di rumah dan memang ada kendalanya,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul salurkan alsintan dan benih jagung untuk dorong swasembada pangan dan tingkatkan produktivitas petani.
HP Android terasa lemot dan memori cepat penuh? Ketahui fungsi cache serta cara aman membersihkannya agar performa ponsel tetap optimal.
Kemenpora dan LPDP membuka Beasiswa Bidang Keolahragaan Tahap II 2026 untuk atlet, mantan atlet, dan tenaga olahraga. Simak syarat serta jadwalnya.
23 Juni diperingati sebagai Hari Olimpiade Internasional, Hari Janda Internasional, dan Hari Perempuan di Bidang Teknik. Ini sejarah dan maknanya.
Prancis tekuk Irak 3-0 di Piala Dunia 2026 setelah laga sempat tertunda dua jam akibat badai petir di Philadelphia.
Chapter Jogja 2026 memasuki hari terakhir. Selain itu, ARTJOG 2026 dan Pasar Kangen menjadi pilihan aktivitas menarik di Jogja pada Selasa, 23 Juni 2026.