Syarat Pendaftaran Sekolah Rakyat Gunungkidul, Dibuka SD hingga SMA
Penjaringan siswa Sekolah Rakyat di Gunungkidul dimulai untuk jenjang SD, SMP, hingga SMA bagi keluarga kurang mampu.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Tim gabungan kembali melanjutkan pencarian korban pemancing hilang di kawasan Pantai Wediombo, Kalurahan Jepitu, Girisubo. Di hari kedua ini, pencarian diperluas sampai radius dua mill, namun hingga Kamis (13/8/2020) siang, tim belum menemukan keberadaan korban.
Koordinator SAR Satlinmas Wilayah I DIY, Sunu Handoko mengatakan operasi pencarian di hari pertama belum membuahkan hasil karena hingga Rabu (12/8/2020) malam, tim pencarian tidak menemukan korban. Oleh karenanya, pada Kamis pagi pencarian kembali dilanjutkan.
Baca juga: Loh, Palestina Tidak Ada di Google Maps dan Waze. Kok Bisa?
Dia menjelaskan, di hari kedua ini, operasi terbagi dalam empat regu. Tim pertama menggunakan perahu jukung dengan fokus pencarian di laut sejauh dua mill. Sedangkan tiga tim lainnya fokus mencari dari daratan dengan radius pencarian sejauh satu kilometer.
Meski demikian, kata Sunu, upaya pencarian yang telah diperluas ini masih juga belum membuahkan hasil karena korban hilang belum juga ditemukan. “Hingga siang ini masih nihil. Tapi, kami tetap berusaha mencari korban,” katanya, Kamis.
Baca juga: Jadi Pusat Kunjungan Wisatawan, Parangtritis Nol Kasus Covid-19
Sunu mengungkapkan, pencarian tidak hanya melibatkan tim di internal SAR di Gunungkidul. Pasalnya, juga melibatkan anggota TNI-Polri, Basarnas, SAR MTA hingga relawan dari Code X. “Puluhan personel yang dikerahkan. Mudah-mudahan korban bisa segera ditemukan,” katanya.
Sebelumnya diberitakan, Subari warga asal Kapanewon Nglipar hilang saat memancing di kawasan Pantai Wediombo, Rabu pagi. Pada saat digulung ombak besar, anak dan istri korban sempat melihat kejadian itu karena ikut pergi ke kawasan wisata tersebut. “Keluarga berada di pantai saat kejadian. Setelah peristiwa hilang, keluarga sempat mencari dan tidak menemukan hingga akhirnya lapor ke petugas SAR,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penjaringan siswa Sekolah Rakyat di Gunungkidul dimulai untuk jenjang SD, SMP, hingga SMA bagi keluarga kurang mampu.
xAI meluncurkan Grok Build, AI coding berbasis terminal untuk saingi Claude Code dengan fitur plan mode dan sub-agent.
Polresta Sleman bentuk tim khusus untuk selidiki kasus 11 bayi di Pakem, termasuk dugaan adopsi ilegal dan TPPO.
Grand Rohan Jogja kembali menghadirkan ruang apresiasi seni melalui pameran seni lukis bertajuk “The Beauty of Color”. Pameran ini resmi dibuka Senin (18/5)
Dua wakil Indonesia lolos ke babak utama Malaysia Masters 2026, drama kualifikasi warnai hasil di Axiata Arena Kuala Lumpur.
Samsung Messages resmi dihentikan Juli 2026. Pengguna Galaxy wajib pindah ke Google Messages. Simak cara backup data dan jadwalnya.