2 Petugas Damkar Terluka Saat Padamkan Kebakaran Gudang Mebel di Bantul

Sejumlah petugas pemadam kebakaram dari BPBD Bantul sedang memadamkan sisa api kebakaran pada Sabtu malam di gudang mebel milik PT. CAFE MAN (PT. HUCHISION 3 Indonesia) di Dusun Glondong RT03, Desa Tirtonirmolo, Kecamatan Kasihan, Bantul, Minggu (6/8/2020) pagi. - Harian Jogja/Ujang Hasanudin
16 Agustus 2020 15:57 WIB Ujang Hasanudin Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL- Kebakaran hebat yang menimpa gudang mebel milik PT Cafe MAN di Glondong RT03, Desa Tirtonirmolo, Kecamatan Kasihan, Bantul, menyebabkan dua orang terluka. Kedua orang tersebut adalah personil pemadam kebakaran (Damkar) yang terluka saat berjibaku memadamkan kobaran api.

"Iya benar, satu orang terkena pecahan kaca dan satu lagi karena asap yang pekat sehingga sesak napas," kata Manajer Pusat Pengendalian Operasional Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul, Aka Luk Luk, saat dihubungi Minggu (16/8/2020).

Baca juga: Gudang Mebel di Bantul Terbakar, Kerugian Rp10 Miliar

Beruntung korban luka dua petugas Damkar itu tidak terlalu serius sehingga dapat tertangani dengan baik. "Langsung disupport oksigen dari tim medis," ujar Aka.

Kebakaran gudang mebel milik Jefri Taniwijaya itu terjadi pada Sabtu (15/8/2020) malam, sekitar pukul 19.30 WIB. Kebakaran diketahui pertama kali oleh seorang Pengendar motor yang melihat kobaran api di bagian belakang gudang. Mulyono selaku satpam gudang mebel langsung mengecek dan meberitahukannya kepada salah satu karyawan PT. Cafe MAN yang rumahnya tidak jauh dari lokasi.

Namun saat Mulyono kembali ke gudang api sudah membesar dan sulit dipadamkan. Aka mengatakan setidaknya tujuh kendaraan pemadam kebakaran dari BPBD Bantul dikerahkan dan dua kendaraan pemadam kebakatan dari Kota Jogja juga turut membantu. Pemadam kebakaran dari UGM dan PT. Madukismo serta masyarakat juga ikut membantu menjinakkan si jago merah.

Baca juga: Awasi Muara Opak sampai Progo, Tim SAR Satlinmas Wilayah IV Kekurangan Peralatan

Aka belum mengetahui pasti penyebab kebakaran gudang mebel seluas sekitar 1.000 meter persegi tersebut. Namun berdasarkan fakta di lapangan kebakaran merusak hampir 90% gudang dan kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp10 miliar.

"Dugaan sementara [penyebab kebakaran], berasal dari korsleting listrik. Estimasi Kerugian sekitar Rp10 miliar," ujar Aka.