283.270 Kasus ISPA Tercatat, Ini 5 Kota dengan Udara Terburuk
Sebanyak 283.270 kasus ISPA tercatat hingga 13 Oktober 2026. Simak lima kota dengan kualitas udara terburuk dan cara melindungi kesehatan.
\nWisatawan asing melintas di lereng Gunung Merapi wilayah Kaliadem, Cangkringan, Sleman, setelah terjadi erupsi, Selasa (3/3/2020). /Harian Jogja-Gigih M. Hanafi
Harianjogja.com, JOGJA--Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) Derah Istimewa Yogyakarta menyebutkan pengguna jasa perjalanan wisata di wilayah setempat masih landai karena sebagian besar wisatawan memilih menggunakan kendaraan pribadi.
"Yang masuk ke Yogyakarta kebanyakan adalah grup-grup kecil atau grup keluarga yang terdiri empat sampai lima orang. Kebanyakan membawa mobil sendiri," kata Ketua Asita DIY Udhi Sudiyanto di Yogyakarta, Rabu (19/8/2020).
Menurut dia, akses menuju Yogyakarta yang dapat ditempuh dalam waktu lebih singkat melalui tol semakin membuat masyarakat memutuskan menggunakan kendaraan pribadi.
Menurut Udhi, selain membawa kendaraan sendiri wisatawan kategori rombongan kecil juga biasanya mampu mencari hotel atau penginapan secara mandiri.
"Sekarang banyak hotel sehingga mereka dengan mudah mendapatkan hotel sendiri," kata dia.
Biasanya, kata dia, biro perjalanan wisata anggota Asita DIY lebih banyak melayani grup besar. Namun demikian, sesuai protokol kesehatan serta aturan yang berlaku di DIY, rombongan dengan jumlah besar belum diperkenankan masuk.
"Kami juga benar-benar menerapkan anjuran pemerintah. Sesuai protokol kesehatan kapasitas wisatawan benar-benar 50 persen dari kapasitas mobil," kata dia.
Menurut dia, Asita DIY masih menggencarkan promosi destinasi wisata ruang terbuka untuk menarik kunjungan wisata saat tatanan normal baru diterapkan di DIY.
Menurut Udhi, di masa pandemi, destinasi wisata ruang terbuka cenderung lebih aman dikunjungi wisatawan karena protokol kesehatan lebih leluasa diterapkan sehingga risiko penularan COVID-19 lebih kecil.
Meski demikian, ia membebaskan biro perjalanan wisata anggota Asita DIY menentukan destinasi wisata mana saja yang akan disasar.
"Mereka bebas menentukan. Tentu kita diskusikan dengan seluruh anggota, kira-kira destinasi mana saja yang sudah siap secara prosedur kesehatan," kata dia.
Sebelumnya, Kepala Dinas Pariwisata DIY Singgih Raharjo menyebutkan puncak pengunjung yang datang ke DIY Minggu (16/8/2020) hampir mencapai 49.000 wisatawan yang masuk mengunjungi DIY. Dari total wisatawan ini warga DIY masih mendominasi, disusul wisatawan Jateng, Jatim, Jabar dan DKI Jakarta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Sebanyak 283.270 kasus ISPA tercatat hingga 13 Oktober 2026. Simak lima kota dengan kualitas udara terburuk dan cara melindungi kesehatan.
Cinema Day 2026 digelar 27 Oktober dengan tiket bioskop reguler maksimal Rp25.000. Cek harga CGV, Cinema XXI, Cinepolis, dan ketentuannya.
DPRD DIY mengusulkan balai RW menjadi laboratorium Pendidikan Khas Kejogjaan untuk memperkuat pendidikan karakter berbasis budaya Jogja.
Harga cabai rawit mencapai Rp88.642/kg pada pekan keempat Oktober 2026. Mendagri Tito mendorong perluasan tanam dan distribusi pasokan.
Polresta Sleman menggelar Operasi Patuh Progo 2026 selama 14 hari. Data mencatat 25.497 pelanggaran lalu lintas pada 2025.
Indonesia Kaya menghadirkan legenda Timun Mas dan Nyi Roro Kidul dalam delapan episode musikal vertikal yang tayang di TikTok.