Perkelahian Berujung Penusukan Terjadi di Burjo Seturan

Ilustrasi. - Freepik
25 Agustus 2020 17:17 WIB Newswire Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN--Perkelahian kembali terjadi di sebuah warung burjo di Sleman.

Sebuah peristiwa penganiayaan hingga menyebabkan korban luka terjadi di wilayah Burjo Andeska, Jalan Seturan Raya, Caturtunggal, Depok Sleman. Pelaku, yang diketahui bergerombol, menyerang korban dengan sebilah pisau.

Pegawai Burjo Andeska, Bani (26), menjelaskan bahwa peristiwa terjadi pada 13 Agustus 2020 lalu sekitar pukul 23.30 WIB.

"Kejadiannya cepat, pegawai di sini juga sedang melayani pembeli. Tiba-tiba ada keributan di lantai dua dan satu orang berlari keluar dikejar beberapa orang," ungkap Bani, ditemui Suara.com-jaringan Harianjogja.com, Selasa (25/8/2020).

Bani mengaku tak mengetahui jelas awal terjadinya penganiayaan tersebut. Ia menduga bahwa korban dan pelaku mulanya hanya pemuda yang sedang cekcok karena salah paham.

"Tidak tahu pasti. Namun, awalnya hanya cekcok biasa, tapi salah satu orang yang lari terlihat memegangi perut sebelah kiri. Mungkin luka tusuk," jelas Bani.

Orang-orang di dalam burjo pun tak berani melerai. Pasalnya, pelaku terlihat menggenggam pisau dan bersiap menghunus ke arah korban.

"Kami juga tidak bisa berbuat banyak karena salah seorang membawa pisau. Kondisi warung juga ramai orang. Daripada kami ikut celaka, akhirnya kami biarkan," ungkap Bani.

Seorang saksi mata lainnya, Adi (42), menuturkan bahwa korban berlari ke luar burjo untuk meminta pertolongan. Korban dibantu pengendara ojek yang melintas di Jalan Seturan.

"Keluar dari warmindo, orang ini [korban] lari ke arah selatan sambil memegangi perut kanannya. Saya melihat ada darah, tapi tidak meminta tolong ke saya. Namun saat driver ojek melintas, dia meminta tolong ke driver itu," kata Adi, yang juga berjualan sempol di sekitar lokasi.

Ia menjelaskan, korban hanya sendirian, sementara pelaku bersama teman-temannya.

"Tidak tahu persis berapa jumahnya [pelaku], tapi mereka keluar bergerombol. Perawakannya masih mahasiswa di sekitar sini," tambah Adi.

Dihubungi terpisah, Kapolsek Depok Barat Kompol Rachmandiwanto membenarkan kejadian tersebut. Kendati demikian, pihaknya masih mengusut kasus dugaan penganiayaan itu.

"Kejadiannya berada di sekitar warung makan itu. Pelaku masih dalam pengejaran kami," jelasnya.

Rachmandiwanto membeberkan bahwa pelaku dalam kondisi pengaruh minuman keras, selanjutnya bertemu korban di warung makan di Seturan.

"Mereka saling pandang kemudian cekcok. Pelaku mengeluarkan pisau dan menusuk korban," katanya.

Hingga kini, polisi belum memberikan identitas korban. Rachmadiwanto juga belum banyak memberikan informasi terkait peristiwa dugaan penusukan tersebut.

Sumber : Suara.com