PDAM Bantul Jamin Ketersediaan Air Selama Musim Kemarau

Ilustrasi - Freepik
28 Agustus 2020 12:27 WIB Jumali Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL—Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Bantul menjamin pasokan air selama musim kemarau di wilayahnya.

Direktur PDAM Bantul Arinto Hendro Budiantoro mengatakan sebanyak 35.000 pelanggan tidak perlu khawatir dengan pasokan air selama musim kemarau. Sebab selain akan mengoptimalkan mesin pompa yang dimiliki untuk mengalirkan air produksi 380 liter per detik, jawatannya juga telah merawat sumur dalam.

“Kami juga akan maksimalkan air produksi dari SPAM Regional Kartamantul ,” katanya, Jumat (28/8).

Arinto mengungkapkan, saat ini ada 12 instalansi pengolahah air (IPA) dengan sumur. Tujuh IPA dengan memanfaatkan air permukaan dan dua IPA dengan air baku mata air. Jumlah itu masih ditambah dengan air produksi dari spam regional kartamantul sebanyak 60 liter per detik.

“Semua kami maksimalkan agar pasokan air ke pelanggan tidak ada kendala,” terang dia.

PDAM juga akan menerapkan kebijakan interconected dengan subsistem lainnya untuk menyalurkan air kepada pelanggan yang tinggal di dataran tinggi.

“Nantinya khusus unit seperti Selopamioro memang ada pengaturan khusus. Interconected dengan subsistem lainnya akan kami maksimalkan,” ucap dia.

Bambang Sadewa, Ketua Paguyuban Warga Perumahan Warga Griya Kembang Putih, Selarong, Guwosari, Pajangan mengatakan ada 120 penghuni di perumahan tersebut yang mengandalkan air dari PDAM Bantul.

“Selama dua bulan terakhir tidak ada hujan, tetapi sejauh ini pasokan air tidak ada kendala,” ucapnya.

Kepala BPBD Bantul, Dwi Daryanto, mengatakan hingga kini kekeringan belum terjadi di wilayahnya.

Dwi belum bisa memastikan apa akan penambahan atau malah terjadi pengurangan untuk wilayah yang berpotensi terjadi kekeringan di Bantul. Saat ini titik kekeringan masih sama dengan tahun lalu, yakni di Kecamatan Piyungan, Pleret, Imogiri, Dlingo, Pundong dan sebagian Pandak dan sebagian Pajangan.