Warmindo di Sleman Terbakar Usai Ledakan, 3 Pegawai Luka Bakar
Warmindo di Mlati Sleman terbakar diduga akibat kebocoran gas yang memicu ledakan. Tiga karyawan mengalami luka bakar.
Kelompok Tani Eko Martani melakukan panen dan wiwitan bawang merah. /Ist-Kulonprogo.
Harianjogja.com, WATES--Kelompok tani Eko Martani, Jetis Sogan, Wates, Kulonprogo menggelar panen dan wiwitan bawang merah di lahan surjan.
Kelompok Tani Ngudi Mulyo mendapatkan alokasi bantuan pengembangan bawang merah di lahan surjan seluas dua hektare. Dari hasil rata - rata ubinan yang di beberapa tempat, setelah dikonversi dapat menghasilkan 21.52 ton per hektare.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kulonprogo, Aris Nugraha berharap kegiatan budidaya bawang merah tetap berlanjut pada musim berikutnya. Sehingga petani tidak menjual seluruh hasil panen dan disisakan untuk dijadikan benih bawang merah pada musim tanam berikutnya.
BACA JUGA : Wilayah Selatan Kulonprogo Berpotensi Diterapkan Pertanian
“Kami harapkan lahan surjan yang merupakan lahan spesifik yang hanya ada di Kulonprogo dapat dipertahankan dan dilestarikan," ujarnya dihubungi Kamis (28/8/2020).
Salah satu upaya pelestarian lahan surjan yakni dengan melaksanakan budidaya tanaman yang bernilai ekonomi tinggi. "Salah satunya dengan budidaya bawang merah," ujarnya.
Aris menyebutkan sebagian keuntungan diharapkan bisa dikelola oleh kelompok untuk pembelian benih bawang merah sehingga usaha bisa berkelanjutan. "Diharapkan ke depan usaha yang di lahan surjan lebih modern," jelasnya.
BACA JUGA : Imbas Bandara Baru, Lahan Pertanian di Kulonprogo Kian
Anggota DPRD DIY Sudarto yang turut hadir dalam panen dan wiwitan bawang merah Kelompok Tani Eko Martani meminta agar petani saat ini harus mulai berlatih manajemen pertanian dengan maksud dan tujuan agar petani lebih efektif mengelola hasil panen yang telah diperoleh.
“Kami juga meminta para penting menyisihkan sebagian hasil yang telah diperoleh untuk modal tanam berikutnya,” ujarnya.
Selain itu Sudarto juga mengimbau warga untuk tetap menjaga kelestarian lahan surjan yang ada karena menjadi salah satu keistimewaan lahan pertanian yang ada DIY. Terakhir Sudarto berharap mulai ada regenerasi petani khususnya petani muda
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Warmindo di Mlati Sleman terbakar diduga akibat kebocoran gas yang memicu ledakan. Tiga karyawan mengalami luka bakar.
Jadwal SIM Keliling Polda DIY Senin 5 Oktober 2026 tersedia di Prambanan, JCM, dan Ramai Mall. Simak lokasi, jam layanan, dan syaratnya.
Sports tourism Indonesia dinilai punya potensi besar, didukung event internasional dan perubahan gaya hidup masyarakat.
Produksi mobil Indonesia mencapai 859.256 unit hingga Agustus 2026. BYD dan Jaecoo masuk 10 besar produsen dengan produksi terbesar.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 5 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif KRL Rp8.000.
Bapanas memastikan stok beras premium dan medium di pasar tradisional tersedia. Harga beras premium tercatat Rp14.200 per kg.