Idham Samawi Antisipasi Kampanye Hitam

Ilustrasi. - Freepik
08 September 2020 19:17 WIB Ujang Hasanudin Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL-Politikus senior Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) HM. Idham Samawi telah mengantisipasi kemungkinan adanya kampanye hitam untuk menghantam PDIP jelang pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah (Pilkada) serentak 2020, termasuk di Bantul,  Sleman,  dam Gunungkidul. 
Kampanye hitam itu di antaranya soal isu kebangkitan Partai Komunis Indonesia (PKI) dan perubahan Pancasila yang selama ini dialamatkan kepada PDIP untuk mendiskreditkan partai berlambang moncong putih tersebut.
"Isu itu kan sengaja dihembuskan karena tidak ingin calon kepala daerah dan wakil kepala daerah yang diusung PDI Perjuangan menang.  Untuk nasional nantinya 2024 jangan lagi PDI Perjuangan menjadi juara," ucap Idham di Gedung Pertemuan Desa Pendowoharjo,  Sewon,  Bantul,  Selasa (8/9).
Mantan bupati Bantul ini tidak khawatir terhadap isu kampanye hitam tersebut.  Pihaknya meyakini masyarakat sudah cerdas dalam mennggapi kampanye hitam. Terbukti isu soal mengganti pancasila dan antek komunis sejauh ini tidak berpenharuh terhadap suara PDIP.  Ia memgklaim hasil survei menunjukan jika pemilu dilakukan 2020 suara PDIP diatas 20%.