Jogja Siap Pecahkan Rekor MURI 1.000 Difabel Tuli
Jogja akan jadi lokasi pemecahan rekor MURI 1.000 difabel tuli sekaligus seminar kebangsaan disabilitas oleh KND.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, JOGJA-Kasus positif Covid-19 tanpa penyakit komorbid meninggal dunia ditemukan di Bantul.Hal ini ternyata bukan hal baru dalam pandemi Covid-19, karena sejak awal virus Corona mampu menjadi begitu ganas hingga membuat nyawa tak tertolong meski tanpa penyakit penyerta.
Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan Covid-19 DIY, Berty Murtiningsih, menjelaskan dari total 53 kasus meninggal di DIY, 20% di antaranya tidak memiliki catatan penyakit komorbid. “Tapi dari 20 persen itu, semuanya berusia di atas 50 tahun,” ujarnya, Jumat (18/9/2020).
Ia menjelaskan Covid-19 memang dapat menyebabkan pasien meninggal, disebabkan keganasan virus itu sendiri dan imunitas pasien yang lemah. Pasien covid-19 dengan usia di atas 50 tahun kata dia, termasuk dalam kelompok usia rentan sehingga imunitasnya pun kebanyakan tidak maksimal.
BACA JUGA: Sudah 4 Pasien Corona Asal Bantul yang Meninggal Meski Tanpa Penyakit Penyerta
Senada dengan Berty, Epidemiolog UGM, Riris Andono Ahmad, mengatakan covid-19 sejak awal memang memungkinkan untuk menyerang pasien hingga meninggal. “Sejak awal memang ada [kasus meninggal tanpa penyakit komorbid],” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jogja akan jadi lokasi pemecahan rekor MURI 1.000 difabel tuli sekaligus seminar kebangsaan disabilitas oleh KND.
Satu Dekade Mengukir Warisan: Wujudkan Pertumbuhan Berkelanjutan Melalui Bank Jateng Borobudur Marathon
IHSG menguat ke 5.936 pada perdagangan pagi. Sentimen global, AI, dan proyeksi IMF jadi pendorong utama pasar saham hari ini.
Update harga emas Pegadaian hari ini 10 Juli 2026. Simak harga Antam, UBS, dan Galeri 24 lengkap dengan buyback terbaru.
Kelurahan Keparakan gelar pelatihan Budikdamber. Warga bisa budidaya lele di ember untuk ketahanan pangan dan peluang usaha rumahan.
Kylian Mbappe kembali memimpin top skor Piala Dunia 2026 dengan 8 gol. Messi hingga Haaland terus membayangi dalam perebutan Sepatu Emas.