Delapan ASN Gunungkidul Kena Sanksi, DPRD Dukung Hukuman Tegas
Delapan ASN Gunungkidul dijatuhi sanksi hingga akhir Agustus 2026. Komisi A DPRD mendukung hukuman tegas sesuai tingkat pelanggaran.
Anggota TNI saat menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat di Dusun Glagah, Kemiri, Tanjungsari, Gunungkidul. /Ist-403.
Harianjogja.com TANJUNGSARI – Yonif 403 Wirasada Pratista Yogyakarta melakukan kegiatan bakti sosial dengan memberikan bantuan air bersih kepada warga Dusun Glagah, Kemiri, Tanjungsari, Gunungkidul. Diharapkan bantuan ini bisa meringankan beban masyarakat yang kekurangan air bersih saat musim kemarau.
Komandan Yonif 403, Mayor Infanteri Ade Pribadi Siregar mengatakan, di sela-sela kegiatan pelatihan di Lapangan Karangrejek, Wonosari, anggota Yonif menggelar kegiatan bakti sosial ke masyarakat. Adapun sasaran dengan memberikan bantuan air bersih kepada masyarakat yang mengalami krisis saat musim kemarau.
BACA JUGA : Kekeringan Makin Meluas, 8 Kecamatan di Gunungkidul
Menurut dia, setelah melakukan koordinasi dengan Kodim 0730/GK, penyaluran bantuan dipilih di Dusun Glagah, Kemiri, Tanjungsari. Ade menjelaskan, bantuan yang diberikan sebanyak 50 tangki air bersih.
“Untuk tahap awal kita berikan 30 tangki, sedangkan 20 tangki lainnya menyusul untuk diberikan kepada arga yang membutuhkan lainnya,” katanya dalam keterangan pers yang diterima Harianjogja.com, Jumat (18/9/2020).
Ade menjelaskan, kegiatan bakti sosial dilakukan sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat. Selain itu, juga sebagai sumbangsing dalam pengabdian yang dimiliki oleh anggota TNI. “Mudah-mudahan bisa meringankan beban masyarakat karena untuk membeli air, warga tak jarang merogoh kocek Rp150.000 untuk satu tangki berukuran 6.000 liter,” katanya.
BACA JUGA : ACT Gencarkan Distribusi Air Bersih ke Lokasi Kekeringan
Dia pun berjanji akan membuat agenda rutin untuk bakti sosial ke masyarakat. “Ini sumbangsih kami sehingga kami akan terus berpartisipasi untuk lebih mendekatkan diri dengan masyarakat,” katanya.
Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Komandan Kodim 0730/GK, Letkol Inf Noppy Laksana Armyanto. Menurut dia, pihaknya berkomitmen membantu masyarakat dalam upaya mengatasi krisis air bersih. “Kami akan terus berpartisipasi agar masyarakat bisa terbantu,” katanya.
Noppy menjelaskan, partisipasi TNI dalam mengatasi masalah air bersih bisa dilihat dari upaya pengangkatan sumber air di Pulejajar, Kalurahan Jepitu, Girisubo. Menurut dia, berkat pengangkatan menggunakan sistem gravitasi air di dalam luweng bisa diangkat hingga alirannya bisa dimanfaatkan masyarakat. “Kami juga turun untuk optimalisasi sumber di Seropan agar arirnya bisa dirasakan masyarakat secara luas,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Delapan ASN Gunungkidul dijatuhi sanksi hingga akhir Agustus 2026. Komisi A DPRD mendukung hukuman tegas sesuai tingkat pelanggaran.
Korban bencana di Nepal utara mencapai 951 orang. Sekitar 590 warga negara asing dari 39 negara masih dinyatakan hilang.
Restitusi PPN yang belum cair dikhawatirkan mengganggu cash flow industri hingga memicu PHK dan pailit.
Wisata dan pembangunan di hulu Gajah Wong Sleman dinilai perlu memperhatikan daya dukung lingkungan untuk menjaga air dan ekosistem.
Guru PPPK mendapat kesempatan ikut seleksi CPNS 2027. Pemerintah menegaskan prosesnya melalui seleksi, bukan pengangkatan otomatis.
Lionel Messi resmi pensiun dari Timnas Argentina setelah lebih dari 20 tahun. Ia meninggalkan La Albiceleste dengan sejumlah gelar bergengsi