Advertisement

Ini Dugaan Penyebab Hiu Paus Tutul Mati Terdampar di Pantai Congot

Jalu Rahman Dewantara
Sabtu, 19 September 2020 - 13:57 WIB
Sunartono
Ini Dugaan Penyebab Hiu Paus Tutul Mati Terdampar di Pantai Congot Anggota SRI Wilayah V Kulonprogo saat mengcek kondisi hiu paus tutul yang terdampar di Pantai Congot, Kalanewon Temon, Kulonprogo, Sabtu (19/9/2020). - Ist/Sar.

Advertisement

Harianjogja.com, KULONPROGO--Kematian seekor hiu paus tutul di Pantai Congot, Kapanewon Kulonprogo, Sabtu (19/9/2020) pagi masih diselidiki oleh tim ahli dari Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) DIY dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) DIY.

Dugaan sementara, matinya hewan dilindungi itu karena tak kuat menahan gelombang laut selatan. Mengingat kondisi gelombang laut selatan dalam beberapa pekan terakhir relatif besar.

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

BACA JUGA : Hiu Paus Mati Terdampar di Pantai Congot, Diduga Hewan

"Dugaannya karena kondisi alam ya mengingat gelombang laut selatan saat ini relatif besar membuat tubuh hewan ini tak kuat menahan ombak," ucap Kepala Bidang Kelautan, Pesisir dan Pengawasan, Dinas Kelautan dan Perikanan, DKP DIY, Juwarti, kepada awak media di Pantai Congot, Sabtu siang.

Diberitakan sebelumnya seekor hiu paus tutul ditemukan mati terdampar di Pantai Congot, Kapanewon Temon, Kulonprogo, Sabtu (19/9/2020) pagi. Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah V Kulonprogo, Aris Widiatmoko mengatakan hiu paus ini pertama kali ditemukan oleh pengunjung pantai sekitar pukul 06.00 WIB. Kemudian dilaporkan ke pos jaga Angkatan Laut serta Tim SAR Glagah yang berlokasi tak jauh dari lokasi penemuan.

BACA JUGA : Hiu Paus Kembali Terlihat di Kulonprogo, Ini Penyebabnya

"Saat ditemukan sudah dalam kondisi mati," kata Aris melalui pesan singkat, Sabtu siang.

SRI Wilayah V Kulonprogo bersama warga telah mengevakuasi bangkai hiu itu menjauh dari perairan. Penemuan ini juga sudah dilaporkan kepada Balai Konservasi dan Sumber Daya Alam (BKSDA) DIY.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Demo Aremania Ricuh, Polisi: Ada 3 Orang Alami Luka-Luka

News
| Minggu, 29 Januari 2023, 18:37 WIB

Advertisement

alt

Tanggal Tua tapi Pengin Piknik? Bisa kok

Wisata
| Minggu, 29 Januari 2023, 07:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement