Tertular Pedagang Pasar, Sembilan Warga Kokap Positif Covid-19

Foto ilustrasi. - Ist/Freepik
20 September 2020 13:47 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO-- Sebanyak sembilan warga Kapanewon Kokap, kini harus menjalani isolasi mandiri usai dinyatakan positif Covid-19. Mereka, diketahui tertular dari seorang pedagang yang terlebih dahulu terjangkit virus tersebut.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19, Kabupaten Kulonprogo, Baning Rahayujati mengatakan sembilan penderita itu adalah KP-131, laki-laki, 61; KP-132, perempuan, 59; KP-133, perempuan, 28; KP-134, laki-laki, 36; KP-135, perempuan, 30; KP-136, perempuan, 75; KP-137, laki-laki 37; KP-138, laki-laki, 43 dan KP-139, laki-laki, 42. Mereka dinyatakan positif Covid-19 pada Sabtu (19/9).

Baca juga: Rektor IPB Sempat Manggung Bareng Penyanyi Ratna Listy Sebelum Dinyatakan Positif Covid-19

"Berdasarkan hasil tracing gugus tugas, para penderita itu tertular KP-101, laki-laki, asal Kokap. Yang bersangkutan diketahui bekerja sebagai pedagang di wilayah Kokap," kata Baning, Minggu (20/9/2020).

KP-101 sebelumnya tertular Covid-19 dari salah satu anggota keluarganya yakni KP-93, Laki-laki, 64, yang juga berdomisili di Kokap. Namun untuk penyebab KP-93 terjangkit virus, masih dalam penelusuran gugus tugas setempat. KP-101 sendiri terinformasi positif Covid-19 berdasarkan hasil test PCR atau SWAB pada Jumat (11/9/2020). Sedangkan KP-93 pada Rabu (9/9/2020).

Baca juga: Bantah Isu Dirinya Positif Covid-19, Mendagri Tito: Saya Sudah Beberapa Kali Tes

Selain menulari KP-131 sampai dengan KP-138, KP-101 sebelumnya telah menjangkiti tiga orang yang merupakan anggota keluarganya yakni KP-108, laki laki, 60, Kokap; KP-109, laki laki, 80, Kokap dan KP-110 Perempuan ,57, Kokap.

Berdasarkan data Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulonprogo, pada Sabtu (19/9/2020) tercatat jumlah akumulatif penderita Covid-19 di kabupaten ini sudah menembus angka 140 orang. Rinciannya 70 sembuh, 66 dalam perawatan dan empat meninggal dunia.

"Kepada masyarakat, tak henti-hentinya kami mengimbau untuk selalu waspada dan mematuhi protokol kesehatan, kami minta dengan sangat agar aturan ini benar-benar dipatuhi supaya tidak ada lagi penderita baru," ucap Baning.