Tim Gabungan Tangani Karhutla di Kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani
Meski api telah berhasil dikendalikan, petugas tetap melanjutkan proses mopping up atau penyisiran lokasi
Ilustrasi kecelakaan lalu lintas.JIBI
Harianjogja.com, BANTUL--Truk bernomor polisi AB 8218 LG terperosok masuk ke dalam selokan di Jalan Srandakan KM6, Desa Wijirejo, Kecamatan Pandak, Bantul tepatnya di depan Polsek Pandak, Senin (21/9/2020) dini hari. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kondisi mobil rusak.
Kapolsek Pandak, AKP Wartono mengatakan posisi truk pembawa kayu yang masuk selokan tersebut sedang terparkir ditinggal pengemudinya Andri Wijoyo, 28, warga Tanjungsari, Gunungkidul, untuk buang air kecil di kamar mandi dalam SPBU depan Polsek.
BACA JUGA : Tak Ada Segitiga Pengaman, Pemotor Tewas Seruduk Truk
Namun karena lupa direm tangan, truk pun melucur mundur masuk ke dalam sungai.
“Ditinggal ke kamar mandi oleh sopir tanpa di hendle [hand rem] karena lupa kemudian truk tersebut akibatnya mundur sendiri sampai lewat jalan aspal dan akhirnya masuk sungai depan Polsek Pandak,” kata Wartono.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kondisi mobil yang masuk ke dalam sungai pun rusak.
BACA JUGA : Truk dan Mobil Beradu di Cangkringan, Satu Orang Tewas
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Meski api telah berhasil dikendalikan, petugas tetap melanjutkan proses mopping up atau penyisiran lokasi
Anggaran infrastruktur Kulon Progo dalam KUA 2027 mencapai Rp425,2 miliar, dengan fokus pemeliharaan rutin dan rekonstruksi jalan.
Pemprov Jateng berkoordinasi dengan BKN, PPATK, dan OJK untuk menelusuri ASN yang diduga terlibat judi online serta menegakkan aturan disiplin.
Daya beli melemah, UMKM DIY dituntut beradaptasi. Jumlah usaha mencapai 347.744 unit, sementara KUR tersalur Rp3,31 triliun hingga Juli 2026.
DPRD Sleman mendorong program Rumah Ibadah Ramah Anak untuk memperkuat nilai spiritual, sosial, dan pembentukan karakter generasi muda.
FCD mendesak polisi menarik pasukan, menghentikan kekerasan, dan membuka jalur evakuasi bagi massa aksi di sekitar Malioboro dan DPRD DIY.