Gelar FKP, Disdikpora Bantul Siapkan Standar Layanan Peminjaman Stadion
Disdikpora Kabupaten Bantul menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) untuk memperkuat kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Ilustrasi kecelakaan lalu lintas.JIBI
Harianjogja.com, BANTUL--Truk bernomor polisi AB 8218 LG terperosok masuk ke dalam selokan di Jalan Srandakan KM6, Desa Wijirejo, Kecamatan Pandak, Bantul tepatnya di depan Polsek Pandak, Senin (21/9/2020) dini hari. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kondisi mobil rusak.
Kapolsek Pandak, AKP Wartono mengatakan posisi truk pembawa kayu yang masuk selokan tersebut sedang terparkir ditinggal pengemudinya Andri Wijoyo, 28, warga Tanjungsari, Gunungkidul, untuk buang air kecil di kamar mandi dalam SPBU depan Polsek.
BACA JUGA : Tak Ada Segitiga Pengaman, Pemotor Tewas Seruduk Truk
Namun karena lupa direm tangan, truk pun melucur mundur masuk ke dalam sungai.
“Ditinggal ke kamar mandi oleh sopir tanpa di hendle [hand rem] karena lupa kemudian truk tersebut akibatnya mundur sendiri sampai lewat jalan aspal dan akhirnya masuk sungai depan Polsek Pandak,” kata Wartono.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kondisi mobil yang masuk ke dalam sungai pun rusak.
BACA JUGA : Truk dan Mobil Beradu di Cangkringan, Satu Orang Tewas
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Disdikpora Kabupaten Bantul menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) untuk memperkuat kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 1 November 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Simak jadwal lengkap setiap stasiun.
WhatsApp Web bisa diakses melalui QR code atau nomor telepon. Simak cara login, menghubungkan perangkat, hingga logout dengan aman.
Pengguna Xiaomi, Redmi, dan Poco bisa mengurangi iklan serta menghapus aplikasi bawaan yang tidak diperlukan di HyperOS melalui langkah berikut.
Binance dikabarkan kehilangan aset kripto senilai US$6,3 miliar akibat peretasan. Sebagian dana disebut telah dibekukan, sementara penyelidikan berlangsung.
Giorgio Chiellini pernah mengkritik Mario Balotelli dan Felipe Melo dalam autobiografinya. Pernyataannya memicu kontroversi hingga berujung permintaan maaf.