RSPS Bantul Raih ISO 27001:2022, Perkuat Keamanan Data Pasien
Sertifikasi ISO 27001:2022 ini menjadi bukti keseriusan RSUD Panembahan Senopati Bantul dalam memberikan layanan yang aman dan profesional
Ilustrasi kecelakaan lalu lintas.JIBI
Harianjogja.com, BANTUL--Truk bernomor polisi AB 8218 LG terperosok masuk ke dalam selokan di Jalan Srandakan KM6, Desa Wijirejo, Kecamatan Pandak, Bantul tepatnya di depan Polsek Pandak, Senin (21/9/2020) dini hari. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kondisi mobil rusak.
Kapolsek Pandak, AKP Wartono mengatakan posisi truk pembawa kayu yang masuk selokan tersebut sedang terparkir ditinggal pengemudinya Andri Wijoyo, 28, warga Tanjungsari, Gunungkidul, untuk buang air kecil di kamar mandi dalam SPBU depan Polsek.
BACA JUGA : Tak Ada Segitiga Pengaman, Pemotor Tewas Seruduk Truk
Namun karena lupa direm tangan, truk pun melucur mundur masuk ke dalam sungai.
“Ditinggal ke kamar mandi oleh sopir tanpa di hendle [hand rem] karena lupa kemudian truk tersebut akibatnya mundur sendiri sampai lewat jalan aspal dan akhirnya masuk sungai depan Polsek Pandak,” kata Wartono.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kondisi mobil yang masuk ke dalam sungai pun rusak.
BACA JUGA : Truk dan Mobil Beradu di Cangkringan, Satu Orang Tewas
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sertifikasi ISO 27001:2022 ini menjadi bukti keseriusan RSUD Panembahan Senopati Bantul dalam memberikan layanan yang aman dan profesional
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.
Jumlah menara telekomunikasi di Bantul capai 300 unit. Diskominfo sebut minat investasi mulai menurun seiring kebutuhan yang tercukupi.