Digelar di Masa Pandemi, Pembangunan Jalan TMMD Sengkuyung di Kulonprogo Dipercepat

Bupati Kulonprogo, Sutedjo bersama Dandim 0731 Kulonprogo, Letkol Inf Dodit Susanto, saat mengikuti penyerahan kegiatan TMMD Sengkuyung tahap ke III di Ruang Menoreh, Kompleks Pemkab Kulonprogo, Selasa (22/9/2020). - Harian Jogja/Jalu Rahman Dewantara
22 September 2020 15:37 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO-- Pembangunan jalan kampung sepanjang 635 meter di Kalurahan Giripurwo, Kapanewon Girimulyo, dalam kegiatan Tentara Manunggal Mbangun Desa (TMMD) Sengkuyung tahap ke III bakal dipercepat untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 di lingkungan proyek. Pembangunan jalan berbahan beton itu ditargetkan rampung dalam kurun waktu dua minggu.

"Karena kegiatan ini digelar di masa pandemi Covid-19, kami berupaya mempercepat pengerjaan dan harapannya bisa rampung sebelum 30 hari, kemungkinan malah dua minggu sudah selesai mengingat sejumlah titik sudah rampung dikerjakan," kata Dandim 0731 Kulonprogo, Letkol Inf Dodit Susanto, usai penyerahan kegiatan TMMD Sengkuyung tahap ke III di Ruang Menoreh, Kompleks Pemkab Kulonprogo, Selasa (22/9/2020).

Baca juga: Pandemi Bisa Berdampak pada Partisipasi Pemilih dalam Pilkada 2020

Dodit mengatakan pembangunan jalan selebar 3,5 meter dan tebal 12 cm itu dikerjakan sesuai protokol kesehatan. Jumlah pekerja yang terdiri dari anggota TNI, kepolisian dan warga dibatasi 20 orang per hari. Mereka juga wajib mengenakan masker serta jaga jarak. "Sebisa mungkin kita mengurangi kerumunan," ucapnya.

TMMD Sengkuyung tahap ke III Tahun Anggaran 2020 dilaksanakan pada 22 September 2020 sampai dengan 21 Oktober 2020. Namun pengerjaan di lapangan sudah dilakukan jauh-jauh hari sehingga kini tinggal tahap penyelesaian.

Baca juga: BMKG Ingatkan Warga Potensi Cuaca Ekstrem Sampai 28 September, Ini Wilayahnya!

Anggaran yang digelontorkan untuk program ini sebesar Rp 225 juta, yang terdiri dari APBD Kabupaten Kulonprogo sebesar Rp 150 juta dan APBD DIY sebanyak Rp75 juta.

"Untuk anggaran dari Pemda DIY dan Pemkab Kulonprogo dihibahkan kepada Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kalurahan (LPMK) Giripurwo," jelas Dodit.

Bupati Kulonprogo, Sutedjo berharap program ini bisa berjalan lancar dan sukses meski digelar di tengah masa pandemi Covid-19. Sarana infrastruktur yang dihasilkan dari kegiatan ini diharapkan bisa bermanfaat untuk masyarakat Giripurwo.

"Tidak lupa kami juga meminta masyarakat untuk berpartisipasi dalam kegiatan ini, semoga target penyelesaian kegiatan bisa tercapai dan infrastruktur jalan dapat segera difungsikan," harapnya.