Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris UMY Gelar Program Magang Daring

Kegiatan penerjunan magang daring yang digelar Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Jumat (25/9/2020). - Istimewa/Dokumen PBI UMY
25 September 2020 21:37 WIB Yudhi Kusdiyanto Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL—Untuk mencetak calon guru yang berkualitas dibutuhkan pengalaman mengajar di sekolah melalui program magang. Selama pandemi Covid-19, Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (PBI UMY) yang biasanya menggelar magang secara luring, kali ini menggelar secara daring. Kegiatan ini digelar Jumat (25/8/2020).

Kaprodi Pendidikan Bahasa Inggris UMY, Sri Rejeki Murtiningsih, mengatakan program magang daring diharapkan tetap dapat terlaksana secara maksimal dan dapat membantu mahasiswa meningkatkan kompetensi pedagogik mahasiswa meski di tengah pandemi.

Sebanyak 410 mahasiswa semester tiga dan lima diterjunkan untuk mengikuti program magang di 30 sekolah yang terdiri dari 13 sekolah tingkat SMP, dan 17 sekolah tinggat SMA yang tersebar di berbagai kota dan kabupaten di DIY. “Penerjunan magang daring ini menandai dimulainya program magang yang diselenggarakan sampai akhir Desember 2020,” kata Sri Rejeki, seperti dalam rilis yang diterima Harian Jogja, Jumat.

Dalam magang yang berbasis daring ini, mahasiswa terbagi menjadi 30 kelompok dan masing-masing terdiri dari 13 sampai 18 mahasiswa. Semester ini, program magang diselenggarakan secara daring dengan pembimbingan dari guru pamong untuk pengembangan RPP, materi ajar, media ajar, dan alat penilaian siswa.

Koordinator Program Magang Prodi Pendidikan Bahasa Inggris, Ika Wahyuni Lestari, menyatakan dengan adanya inovasi berupa magang yang dilakukan secara daring ini, diharapkan mahasiswa PBI UMY tetap memperoleh kesempatan belajar langsung dari guru di sekolah mitra untuk membangun kompetensi mereka sebagai calon pendidik di masa depan. “Program magang daring salah satunya bertujuan mengedepankan keselamatan dan kesehatan semua pihak," katanya.