Bulog Simpan 3.000 Ton Beras di Gudang, Stok Pangan Diklaim Aman hingga 2021

Foto Ilustrasi Tumpukan karung beras memenuhi kios salah satu pedagang beras di Pasar Wates pada Jumat (20/3/2020). - Harian Jogja/Catur Dwi Janati
25 September 2020 13:17 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO--Kantor Wilayah Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) DIY memastikan stok beras di Kabupaten Kulonprogo aman sampai dengan tahun depan.

Kepala Bidang Pengadaan Kantor Wilayah Perum Bulog DIY, Mulyana mengatakan stok beras yang ada di Gudang Bulog di Kulonprogo saat ini sebanyak 3.000 ton. Jumlah itu lebih dari cukup untuk penyaluran sampai Februari 2021.

"Dengan jumlah itu bisa dikatakan stok kita aman sampai tahun depan, nantinya pada Maret sampai Agustus 2021 kita akan kembali membeli beras dari petani sehingga diharapkan tidak ada kekurangan stok," ucap Mulyana, Jumat (25/9/2020).

BACA JUGA : Pemda-Bulog Terus Jaga Stok Pangan Jelang New Normal

Sebagian beras di gudang Bulog Kulonprogo pada tahun ini disalurkan kepada keluarga penerima manfaat program keluarga harapan (KPM PKH). Kegiatan penyaluran bantuan sosial (Bansos) beras itu berlangsung pada 17-27 September 2020 dengan menyasar 30.688 KPM yang tersebar di 87 kalurahan dan satu kelurahan di Kulonprogo.

"Beras bansos yang disiapkan untuk penyaluran bulan ini di Kulonprogo sebanyak 920.640 Kg. Beras itu berasal dari hasil produksi petani di Kulonprogo dan sekitarnya yang dibeli oleh Perum Bulog DIY pada 2019 dan 2020," ucap Mulyana.

Mulyana memastikan kualitas beras bansos sudah teruji berdasarkan hasil uji tanak yang dilakukan Bulog DIY pekan lalu. Sehingga beras ini aman dan layak untuk dikonsumsi. Di samping itu lanjutnya beras di Bulog steril dari kutu dan debu.

BACA JUGA : Bulog DIY Luncurkan Layanan E-commerce, Apa Saja

"Dengan serangkaian uji coba yang sudah kami lakukan, bisa dipastikan bahwa beras Bulog aman untuk masyarakat," ujarnya.