UNISA Yogyakarta Luluskan 480 Wisudawan Secara Daring

Sebanyak 480 wisudawan jenjang Pascasarjana, Sarjana, dan Diploma dinyatakan lulus dari Universitas 'Aisyiyah (Unisa) Yogyakarta dalam wisuda daring pada Sabtu (26/9/2020). - Harian Jogja/Lajeng Padmaratri
26 September 2020 18:47 WIB Lajeng Padmaratri Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN - Sebanyak 480 wisudawan jenjang pascasarjana, sarjana, dan diploma dinyatakan lulus dari Universitas 'Aisyiyah (Unisa) Yogyakarta dalam wisuda daring pada Sabtu (26/9/2020).

Dimulai sejak pukul 08.00 WIB, pelaksanaan wisuda periode September tahun akademik 2019/2020 ini disiarkan langsung dari Hall Gedung B Unisa Yogyakarta, Gamping, Sleman. Wisuda berlangsung khidmat meskipun digelar secara daring, dengan hanya beberapa perwakilan mahasiswa yang mengikuti wisuda secara langsung di kampus.

Dari 480 mahasiswa yang diwisuda terdiri dari 22 mahasiswa dari jenjang pascasarjana, 316 dari jenjang sarjana, dan 142 dari jenjang diploma. Sementara itu, wisudawan yang mendapat predikat cumlaude ada 312 orang.

Dalam sambutannya, Rektor Unisa Yogyakarta, Warsiti, mengungkapkan bahwa periode wisuda kali ini merupakan wisuda universitas yang pertama kali untuk tiga fakultas. Sebab, dalam periode sebelumnya, wisuda baru diperuntukkan bagi lulusan Fakultas Ilmu Kesehatan (Fikes).

"Pandemi ini membuktikan bahwa wisudawan ini sudah teruji dan kuat serta tidak mudah menyerah karena harus menempuh perkuliahan daring, tugas akhir daring, hingga akhirnya dinyatakan lulus. Saya ucapkan selamat kepada wisudawan sekaligus kepada orang tua yang selalu mendampingi," kata Warsiti.

Ia juga mengapresiasi prestasi akademik dan nonakademik yang sudah ditorehkan segenap lulusan. 

"Prodi D3 Kebidanan satu-satunya di DIY yang mendapat predikat unggul, ini bukti bahwa Covid-19 tidak menjadikan kami berhenti, tapi terus berkontribusi untuk bangsa," imbuhnya.

Warsiti mengakui pandemi ini cukup berdampak pada sektor pendidikan. Perkuliahan harus dilakukan daring sejak pandemi merebak mulai Maret lalu. Wisuda kali ini juga diputuskan untuk digelar secara daring demi keselamatan seluruh warga kampus dengan tagline 'Wisuda Sehat dari Rumah'. 

"Sebetulnya pada yudisium Agustus kemarin ada 860 mahasiswa yang ikut, namun yang diwisuda hari ini hanya 480. Mungkin mereka berharap bisa ikut wisuda offline periode selanjutnya," katanya.

Perwakilan mahasiswa yang juga merupakan lulusan terbaik Prodi S2 Kebidanan, Shinta Alifiana Rahmawati, turut menyampaikan rasa syukurnya bisa diwisuda meskipun harus dilaksanakan secara jarak jauh dan tidak bisa bersua dengan seluruh lulusan di kampus seperti wisuda biasanya. 

"Saya cukup merasakan kesedihan ini, tapi saya bersyukur masih bisa melihat wajah teman-teman. Semoga di lain waktu kita bisa lekas bertatap muka dan wisuda bisa digelar offline di kampus kita tercinta ini," kata Shinta.

Ia dinyatakan lulus dari program magister setelah menyelesaikan studi yang cukup cepat yaitu hanya 1 tahun 7 bulan 6 hari. Shinta bahkan memperoleh indeks prestasi kumulatif (IPK) yang nyaris sempurna yaitu 3,98.

Selain dihadiri oleh civitas akademika dari Unisa Yogyakarta, wisuda daring ini juga diikuti oleh Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah V, Didi Achari serta Ketua Umum PP 'Aisyiyah, Siti Noordjanah. Keduanya turut mengapresiasi torehan prestasi yang diperoleh Unisa Yogyakarta di tengah pandemi ini.

"Unisa Yogyakarta adalah pionir di lingkungan persyarikatan 'Aisyiyah, kemudian terbentuk Universitas 'Aisyiyah Surakarta dan akan terbentuk di Bandung," kata Siti Noordjanah.

Sementara itu, Didi Achjari mengarahkan supaya perguruan tinggi bisa berinovasi menyesuaikan tridarma perguruan tinggi dengan cara daring. Selain itu, ia juga meminta kampus untuk bisa memiliki program tracer studi sebagai data penelusuran alumni. "Tracer studi bisa digunakan oleh pemerintah guna menyelaraskan kebutuhan dunia kerja dengan perguruan tinggi," ujar Didi. 

Sebanyak 480 wisudawan jenjang Pascasarjana, Sarjana, dan Diploma dinyatakan lulus dari Universitas 'Aisyiyah (Unisa) Yogyakarta dalam wisuda daring pada Sabtu (26/9/2020)./Harian Jogja-Lajeng Padmaratri