MLSC Jogja 2026 Jadi Panggung Bibit Sepak Bola Putri Menuju Timnas
MilkLife Soccer Challenge Yogyakarta 2026 diikuti 1.294 atlet. Satoru Mochizuki melihat peluang lahirnya bibit timnas dari turnamen usia dini.
Dery Supriyanto, warga Donoharjo, Ngaglik memamerkan kartu digital kepesertaan BPJS Kesehatan, Senin (5/10/2020)/Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, SLEMAN—Dery Supriyanto, warga Kalurahan Donoharjo, Kapanewon Ngaglik, punya cerita sendiri soal layanan BPJS Kesehatan. Selain menjadi peserta, ia juga memanfaatkan layanan program jaminan kesehatan nasional (JKN) ini.
"Pernah pada 2018 saya melakukan operasi pengangkatan tumor di bagian kepala. Usai menjalankan operasi, saya tetap dirawat inap selama dua hari di RSUD Sleman," katanya kepada Harian Jogja, Senin (5/10/2020).
Dia bercerita, tumor jinak yang ada di kepalanya berupa benjolan kecil. Secara fisik terlihat kemerahan. Keberadaannya dinilai sangat menganggu sehingga ia memutuskan untuk melakukan operasi. "Kata dokter ada penumpukan kelenjar. Ya enggak enak, menganggu," kata Dery.
Selama proses awal, dari meminta rujukan fasilitas kesehatan (faskes) pertama ke faskes kedua sama sekali tidak ada kendala. Semua proses berjalan lancar dan cepat. Bahkan, katanya, pelayanan di RSUD Sleman juga baik. "Tidak ada pembedaan pasien peserta BPJS Kesehatan dengan pasien umum," katanya.
Yang melegakan lagi, kata Dery, tidak sepeserpun ia mengeluarkan dana dari kantong pribadinya. Setelah operasi dan menjalani proses kontrol, lanjut Dery, semuanya masih ditanggung oleh BPJS Kesehatan. "Kontrol sampai tiga kali, semuanya juga ditanggung," katanya.
Sampai saat ini jika ada keluhan rasa sakit Dery lebih nyaman menggunakan kartu BPJS Kesehatan. Apalagi saat ini semua akses layanan bisa dilakukan menggunakan aplikasi Mobile JKN. "Jadi prosesnya semua jelas, tidak ada pungutan liar karena semuanya berdasarkan data. Setiap menggunakan layanan saya tidak pakai kartu fisik, cukup dengan menunjukkan kartu digital sudah bisa," kata Dery.
Ditanya layanan apa yang perlu ditingkatkan oleh BPJS Kesehatan, Dery mengaku kondisi saat ini layanan BPJS Kesehatan sudah baik. "Jika dinilai hingga angka 10, pelayanan BPJS Kesehatan nilainya diangka 8,5 bahkan bisa lebih. Jadi sudah sangat baik. Kalaupun ada masalah pelayanan tergantung dari faskes dan SDM saja saat menangani," ujar Dery.
Dia berharap agar masyarakat yang masih belum terdaftar program JKN ini untuk segera mendaftar. Alasannya, selain pengurusannya mudah, pelayanannya juga tidak mengecewakan. "Kalau cuma antre ya biasa. Yang penting bagaimana pelayanannya saat layanan ini digunakan," kata Dery.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
MilkLife Soccer Challenge Yogyakarta 2026 diikuti 1.294 atlet. Satoru Mochizuki melihat peluang lahirnya bibit timnas dari turnamen usia dini.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Senin 21 September 2026 tersedia 10 perjalanan dari Stasiun Tugu dan Kutoarjo.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul 21 September 2026, lengkap rute, tarif Rp12.000–Rp26.000, serta jam keberangkatan.
Gibran menyoroti pernyataan oknum SPPG yang diduga mengejek korban MBG dan mengajak publik menjaga ruang aman bagi anak.
Angsuran pertama kredit KDKMP jatuh tempo September 2026. Kemenkeu masih menunggu tagihan Himbara meski anggaran telah disiapkan.
Sumaya meraih perak tunggal putri teqball Asian Games 2026 dan mengukir sejarah setelah beralih dari sepak takraw sekitar dua tahun lalu.